Dewan Trenggalek Ingatkan PPL Harus Gentle dan Bersih

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Sebanyak 157 anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL ) hasil rekrutmen Panita Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Trenggalek pasca diambil sumpahnya diharapkan bisa mengemban amanah untuk bertindak dan bersikap netral serta gentle dalam melaksanakan tugasnya di Pemilu serentak 2018 dan pemilu legislatif dan presiden 2019 mendatang.

Anggota  Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, Bambang Sutopo mengingatkan dalam pesta demokrasi nanti sikap netral dan gentle harus dilaksanakan PPL tersebut pelaksanaan pemilu berjalan dengan bersih dan independen.

“Pemilu itu sesuai amanat undang-undang harus bersih , makanya penyelenggaranya termasuk PPL juga harus independen dan bersih,” ucapnya, Jum’at, (19/1) di Trenggalek.

Disampaikan oleh Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan ini petugas PPL harus tetap seadil-adilnya dengan mendukung demokrasi, pesta demokrasi di Trenggalek dengan bersih dan independent.

“Pertama yang dilaksanakan pilgub Jatim pada Juni nanti, itu harus siap untuk adil,” tandasnya.

Bambang Sutopo  mengatakan bahwa untuk menjadi anggota PPL berarti harus siap untuk menjaga netralitas tidak boleh mendukung salah satu calon.

“Kalau dari awal merasa tidak bisa netral, ya jadi timses saja tidak usah jadi PPL,” ujar Wabup Arifin menegaskan,” tegasnya.

Dengan pelaksanaan pengambilan sumpah diharapkan para anggota PPL untuk bekerja sebaik-baiknya dan objektif. Bertugaslah tetap seadil-adilnya, dengan mendukung demokrasi, pesta demokrasi di Trenggalek dengan bersih dan independent.

“Sekali lagi andalah sebagai jurinya para PPL yang telah ditetapkan, maka sebagai juri dan wasit ya harus sebisa mungkin meskipun itu susah,” tutupnya. (hamzah)