Patuhi Aturan Partai, Mbak Estu Siap Menangkan Syafi’in-Khoirul Anam di Pilbub Jombang

Syafi’in -Khoirul Anam beserta mbak Estu usai ziarah makam gus dur

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Sadarestuwati (Mbak Estu) yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), akan mematuhi aturan partai untuk memenangkan pasangan calon (Paslon), Syafi’in-Khoirul Anam dalam pemilihan bupati (pilbub) Jombang.

Meskipun Mbak Estu adalah kakak kandung Bakal Calon Wakil Bupati Jombang yakni, Sumrambah yang maju berpasangan dengan Mundjidah Wahab pada pilbub nanti, dipastikan Mbak Estu akan siap All-Out memenangkan pasangan Syafiin-Choirul Anam.

Hal ini dikarenakan, menurut Mbak Estu, dalam politik hubungan keluarga tetap keluarga, dan tidak ada urusan dengan Partai.

“Adik-adik, hubungan Keluarga-keluarga, Partai-Partai, kita harus bisa memilah, yang mana yang Keluarga mana yang Partai,” kata Sadarestuwati, pada sejumlah jurnalis disela acara ziarah ke Makam Gus Dur, di Ponpes Tebuireng, Jombang, Minggu (12/1).

Masih menurut Mbak Estu, sebagai kader PDI-P, pihaknya akan All-Out mensosialisikan duet paslon Syafi’in–Choirul Anam, ke masyarakat. Modal kedua calon tersebut juga sudah cukup kuat, mengingat Syafi’in, merupakan orang pesantren dari Pondok Pesantren (Ponpes) Sidiqiyah, yang mempunyai basis massa cukup besar, di seluruh Indnonesia, dan khususnya di Jombang.

“Sudah disampaikan berulang kali, sebagai kader Partai, saya harus tegak lurus pada keputusan Partai. Partai melihat keduanya punya keunggulan dan pengalaman yang cukup untuk bisa menjadi pemimpin di Kabupaten Jombang. Dan saya akan All – Out ,” tukasnya.

Meski belum ada keputusan final dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jombang, dalam Pilbub Jombang, akan ada 3 Paslon yang bertarung, dua diantaranya merupakan Petahana.

Pasangan pertama, yakni, duet Mundjidah Wahab-Sumrambah, yang merupakan adik kandung, Sadarestuwati, yang di Usung PPP, Partai Demokrat, Partai Gerindra. Pasangan kedua yakni, Nyono Suharli-Subaidi Mukhtar, yang di usung Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara, pasangan lain, yakni Syafi’in-Khoirul Anam, yang di usung PDI-P, dan Partai Hanura.(elo)