Home / Birokrasi / Daerah / Demokrasi / Ekbis / Gadget / Hukum / Internasional / Jatim / Keuangan / Militer / Nasional / News / Peristiwa / Techno

Senin, 28 Juni 2021 - 18:01 WIB

Lagi, Siber Polda Jatim Ungkap Pembobolan Data Bank Milik WNA, Dua Pelaku Diamankan

Editor - ADDY

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Sindikat kejahatan siber dengan kedok pembobol data akun bank maupun data kartu kredit kembali diungkap Unit III Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Ada dua pelaku dalam kasus ini yang diamankan polisi.

Dua pelaku tersebut berinisial FSR asal Bekasi dan AZ asal Jakarta. Penangkapan terhadap dua pelaku ini merupakan hasil pengakuan tersangka HTS yang ditangkap terlebih dulu. Peran HTS sendiri sebagai penampung data ilegal akses atau koodinator.

“Pelaku HTS waktu itu ditangkap di Bandara Juanda Surabaya. Setelah mengantongi keterangan dari pelaku, kemudian kami melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan dua pelaku (FSR dan AZ) ini,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat press rilis di Mapolda Jatim, Senin (28/6/2021).

Baca Juga  10 Finalis Stand Up Comedy Meriahkan HUT Bhayangkara ke 76

Seperti diketahui sebelumnya, waktu itu HTS ditangkap dengan pelaku lain yang berinisial AD dan RS. HTS bertindak sebagai penampung data yang digunakan untuk sarana perbuatan ilegal akses.

Sedangkan AD bertindak sebagai eksekutor yang mengolah berbagai data yang dikirimkan dari tersangka HTS. Adapun RH bertindak selaku pengumpul data atau mencari data kartu kredit. Terakhir, RS berperan sebagai penyedia akun Paxful (data milik orang lain).

“Dari hasil pemeriksaan terhadap HTS dihubungkan dengan barang bukti yang ada, diperoleh petunjuk yang mengarah kepada FSR,” ujarnya.

FSR ini, lanjut Gatot, berperan sebagai penyedia layanan rekening bersama dan berhasil ditangkap polisi di Bekasi.

“Pemeriksaan terhadap HTS juga mengarah kepada tersangka lainnya yang memiliki peran sebagai data email (email result) ke tersangka HTS, yakni AZ di Jakarta,” ucap Gatot.

Baca Juga  Dukung Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan Gor Jayabaya, Disbudparpora Harap Masyarakat Untuk Ikut Rawat Fasilitas Umum

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham Efendi menambahkan kasus ini terungkap saat patroli siber Polda Jatim menemukan akun Facebook milik HTS yang mengunggah suatu penawaran atau penjualan data, yaitu berupa data akun Bank Of America (BOA) milik WNA, data e-mail berisikan data kartu kredit dan data akun marketplace (Venmo, Paxful dan Indodax).

“Dalam satu tahun, komplotan ini menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta,” katanya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika Pasal 32 ayat (2) Jo Pasal 48 ayat (2) dan Pasal 480 KUHP dan/atau Pasal 55, 56 KUHP. Ady

Share :

Baca Juga

Jatim

Wali Kota Kediri Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Pejabat Harus Solutif dan Tanggap

Nasional

Panglima dan Kapolri Hari Ini Akan Tinjau Vaksinasi di Bandung, Kudus dan Bangkalan
Pangkostrad berikan Pengarahan kepada prajurit Yonif PR 330 TD Kostrad Dan Persit

Militer

Pangkostrad Kunjungan Kerja Ke Yonif Para Raider 330/ Tri Dharma Kostrad

Jabar

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pada Masa PPKM Level 3, Polsek Indramayu Gencar Patroli Strong Point 
Bedah Perkantoran di Distrik Agimuga Kiliarma

Peristiwa

Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda Percantik Perkantoran Distrik Agimuga Kiliarma di Pedalaman Timika

Maluku Utara

Event Bertaraf Internasional Sail Tidore, Pemkot Tikep: Pemprov Malut Belum Ada Reaksinya

Daerah

Busrul Iman Best Leader for Business Sustainability Through Development Innovative Banking Product and Service
Serbuan Vaksinasi di Bandara Yogjakarta International Airport

Peristiwa

Bentuk Herd Imunity, Kosekhanudnas I Dukung Percepatan Serbuan Vaksinasi