PT. AMNT Tak Ijinkan KPUD KSB Coklit di Perumahan Town Site

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: KPUD Kabupaten Sumbawa Barat tidak pernah diberikan kesempatan untuk melakukan sosialisasi maupun Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di Town Site, PT AMNT.
Dari kurun waktu 2010 Hingga saat ini, KPUD Sumbawa Barat hanya diberi data mentah saja.
Hal tersebut dikeluhkan Khaeruddin Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) KSB kepada wartawan, Selasa (23/1/2018) di ruang kerjanya.
“Mereka cuma memberi kami data mentah. Alasan mereka, ini adalah prosedur management dan untuk masuk ke sana itu sangat rumit,” katanya.
Ia juga mengatakan, pihak KPU sudah menyiapkan anggota Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) kapanpun, asalkan ada izin masuk dari pihak PT AMNT. Walaupun jam pulang karyawan tengah malam, pihaknya tetap siap untuk melakukan PPDP.
“Namun kami malah diberikan data mentah, sementara data mentah ini harus kami pilah lagi, verifikasi lagi, mana yang masuk ke dalam syarat sebagai pemilih,” ucapnya seraya menambahkan ada berapa banyak warga Sumbawa Barat yang tinggal Town Site, pihaknya harus memastikan itu. Agar nantinya tidak menjadi persoalan pada saat DPT sudah ditetapkan.
Pasalnya, jika diberi data mentah, pihaknya tidak tahu apakah data diri seperti KTP dan sebagainya itu benar ada atau tidak.
“Ini semata-mata untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan setelah DPT telah di tetapkan,”imbuhnya.
Berbagai cara sudah dilakukan, salah satunya dengan menyampaikan langsung ketua DPRD KSB untuk mengakomodir KPU agar bisa melakukan coklit maupun sosialisadi di Town Site AMNT.
Karena selama tidak diberikan izin untuk coklit, tingkat partisipasi pemilih di Maluk pasti tidak akan meningkat seperti yang selama ini terjadi.
“Jangankan penghuni camp site di Town Site sana, pegawai yang tinggal di luar Town Site pun susah untuk bisa dimintai waktu untuk coklit. Ini menjadi dilema bagi kami,” tuturya.
Ia berharap, sebelum waktu Coklit berakhir, pihaknya bisa mendapatkan izin untuk melakukan Coklit di Town Site milik PT AMNT. (Awi)