KPU Jombang Himbau Warga yang Tidak Punya e-KTP, Bisa Gunakan Hak Pilih Dengan Suket

M. Fatoni salah satu komisioner KPU Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Jelang pemilihan bupati (Pilbub) Jombang pada tanggal 27 Juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang, menghimbau warga Jombang yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), masih tetap bisa menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipiln (Dispendukcapil).

“Kalau tidak punya E-Ktp bisa dengan suket, kalau suket berarti kan mereka sudah melakukan perekaman,” kata M Fatoni, salah satu Komisioner KPU Kabupaten Jombang, saat ditemui sejmlah jurnalis, Rabu 24 Januari 2018.

Masih menurut Fatoni, hanya saja, yang menjadi persoalan adalah warga yang belum mempunyai e-KTP maupun Suket, merupakan masalh serius dan menjadi tanggung jawab bersama. “Kalau belum punya kedua duanya ini persoalan yang harus kita tangani secepatnya,” ujarnya.

Lanjut fatoni, bahkan sudah ada solusinya, yakni melalui pencocokan dan penelitian (Coklit). Coklit Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), yang diterima dari pusat kemudian akan dicocokkan oleh  petugas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“misalnya yang tidak punya e-KTP, ya disarankan segera mengurus, kalau belum melakukan perekaman disarankan ke Dispendukcapil atau sekarang di kecamatan dari situlah muncul suket. Suket inilah jadi dasar untuk masuk di Daftar Pemilih Sementara (DPS), kemudian diproses ada namanya dicoklit sampai diputuskan jadi pemilih tetap,” ungkapnya.

Imbuh Fatoni, dan apabila bagi warga yang tidak punya e-KTP maupun Suket, maka tidak akan terlayani di waktu hari pemungutan suara dilakukan, karena hal itu di atur didalam aturan yang berlaku. “Karena jelas UU menyebutkan bahwa mereka yang mempunyai hak pilih adalah dasarnya e-KTP. Minimal surat keterangan dari Dispenduk, dari Desa tidak boleh,” pungkasnya.(elo)