Kerahkan Dua Alat Berat Bersihkan Material Longsor Kampak-Munjungan, Ini Alasan Bupati  Emil Dardak..

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Pemerintah Kabupaten Trenggalek bertindak cepat dalam penanganan evakuasi jalan penguhubung antar Kecamatan– Munjungan yang sempat memutus akses selama beberapa hari.

Pasca mengetahui hasil dari tim ahli geologi dari UGM bagaimana kontur tanah hingga segera bisa memetakan area longsoran. Serta bagaimana mencari solusi dalam menangani pembersihan material longsoran, kini upaya yang dikerjasamakan dengan Badan Sar Nasional (Basarnas) kantor Karangsuko Kabupaten Trenggalek dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten renggalek serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR) setempat mulai bekerja.

Bupati Trenggalek , Emil Elestianto Dardak mengatakan, setelah melihat hasil dari UGM , kini kita sudah bisa laksanakan pembersihan.

“Kita baru lakukan pemulihan setelah dapat kepastian dari UGM, mengingat kondisi tanah yang masih labil,” ucapnya, Kamis, (25/01/2018) di Trenggalek.

Dijelaskannya, hal yang tepat dilaksanakan adalah membuka terlebih dulu saluran irigasi yang saat ini sudah tertutup material tanah yang diperkirakan membuat masalah baru.

“Mungkin yang akan dikerjakan awal utamanya saluran air yang tertimbun longsoran,” jelasnya.

Selebihnya, masih menurut Bupati Emil Dardak setidaknya target awal itu juga akan membuka tiga kubangan air yang menambah permasalahan baru termasuk menyulitkan evakuasi material.

“Ada tiga kubangan yang saat ini oleh tim dikerjakan untuk bisa mengalir dan tidak menggenang,” terangnya.

Sedangkan untuk evakuasi , Bupati Emil Dardak mengerahkan dua alat berat yakni doser dan eskavator. Namun tidak menutup kemungkinan ada tambahan alat jika hal itu dibutuhkan.

“Masih dengan dua alat berat bila dibutuhkan akan kita tambah,” imbuhnya.

Disinggung kendala, orang nomor satu di Trenggalek ini menerangkan , cuaca yang kurang mendukung, berkabut dan dikhawatirkan akan turun hujan menjadi kendala yang dihadapi tim evakuasi.

“Alat harus berhenti jika hujan, kita akan berusaha sekuat tenaga untuk segara membuka jalur Kampak-Munjungan,” pungkasnya.(Ahmad)