Longsor di Panggul Jatuhkan Pengendara Hingga Pingsan

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek mengakibatkan bencana longsor di beberapa tempat.

Pasca longsor dengan kategori besar yang memutuskan jalur jalan antar kecamatan di Kecamatan Kampak-  Munjungan, kini bencana ini menimpa jalan desa sepanjang  300 meter  yang terletak di RT 20 RW 6  Dusun Tompe Desa Barang Kecamatan Panggul.

Kejadian ini tak luput dari makan korban, walau tidak ada luka yang serius. Dadang Setiawan (22), warga setempat mengalami luka ringan setelah tanah di atas jalan yang dilaluinya ambrol lebih dari separuh hingga menyebabkan dirinya terjungkal lebih dari 30 meter ke jurang. Sampai saat ini polisi dari Polsek Panggul masih mengamankan jalan tersebut dengan memberikan tanda bahaya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit BWS melalui Kapolsek Panggul AKP Wajib Santoso membenarkan kejadian longsoran di jalan desa yang masuk di Dusun Tompe Desa Barang Kecamatan Panggul, Kamis, (25/01/2018) pukul 01.00 Wib  dan pihaknya saat ini sedang berusaha untuk mengamankan jalur antar dusun yang daerahnya di pegunungan ini.

“Kami sedang dibantu warga membuat pagar pengaman agar pemakai jalan waspada,” ungkapnya.

AKP Wajib Santoso juga menjelaskan adanya korban , Dadang Setiawan warga setempat yang jatuh bersama sepeda motornya saat terjadinya peristiwa itu.

“Saat itu korban sedang melintas untuk pulang ke rumahnya. Tiba-tiba korban seperti jatuh, lalu sudah tak ingat apa-apa,” lanjutnya.

Dikatakannya, korban sempat pingsan hampir dua jam seperti yang jelaskannya kepada pihaknya dan itu dimungkinkan akibat benturan di kepala korban.

“ Ada luka lecet di kepala korban mungkin benturan benda keras,” tandasnya.

Pihaknya juga sudah mendatangi korban dan melihat kondisi kesehatannya pasca kejadian itu serta memastikan tidak ada gangguan yang serius dalam masa pemulihan kondisi fisiknya.

“Mudah-mudahan sesuai hasil tim medis yang kita minta untuk bantu membantu kesehatan korban,” tegasnya.

AKP Wajib mengaku sudah melaporkan dan mengkoordinasikan kejadian itu dengan pihak terkait agar segera dapat perhatian serius. Alasannya , jalan itu memang sebagai akses ekonomi dan pemerintahan  bagi warga di Dusun Tompe.

“Kita berharap segera ada pembenahan agar masyarakat bisa beraktifitas sedia kala,” pungkasnya. (hamzah)