KPP NTB Ajak Pesantren Sebagai Pelopor Stabilitas Keamanan Pilkada 2018

KANALINDONESIA.COM, MATARAM :Komunitas Partisipasi Publik Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (KPP NTB) mengajak kepada seluruh Pondok pesantren dan santri menjadi pelopor keamanan demokrasi Pilkada NTB yang akan berlangsung pada bulan Juni 2018 mendatang.

Ketua Komunitas Partisipasi Publik Nusa Tenggara Barat (KPP NTB) Syamsul Hadi mengatakan usai acara seminar kepada KanalIndonesia.com, pesantren memiliki peran sangat penting bagi suksesnya penyelenggaraan dan keamanan pemilu. Baik itu pemilu legislatif maupun Pemilukada Gubernur yang akan berlangsung bulan Juni mendatang.

“Pesantren memiliki basis massa yang rill dan jelas dalam mensukseskan pesta demokrasi. Sehingga kami harapkan para santri dan juga pimpinan Pondok Pesantren bisa menjadi agen percontohan bagi maayarakat umum. Pesantren tentu mampu menjadikan demokrasi yang aman, damai dan terukur,”ungkap Syamsul Hadi saat diwawancara media ini, di Ponpes Al Mansyuriah Bonder Loteng Kamis (25/01/2018).

Suksesnya demokrasi tambah pria kelahiran Nangker Pandan Indah ini, diukur dari tingkat stabilitas keamanannya sebuah acara. Sehingga peran penting semua pihak dalam hal ini sangat dibutuhkan.

“Saya rasa semua pihak, harus ambil bagian dalam mensukseskan sebuah pesta demokrasi. Sehingga kami undang para santri dan Ponpes untuk menjadi pelopor dalam mensukseskan pesta demokrasi tahun ini,”pungkasnya.(Fauzan)