Menerjang Bahaya Demi Besi Tua

KANALINDONESIA.COM,GRESIK: Untuk menyambung hidup, dengan teknik tradisional para pencari besi tua dengan menggunakan selang panjang yang harus dibawa sampai ke dasar laut hingga puluhan meter untuk menjumput besi tua di dasar laut.
Aktivitas pencari besi tua di dasar laut dengan cara tradisional sangat berbahaya bagi para pekerja karena hanya dibantu alat pernapasan dari selang yang terhubung mesin kompresor. penggunaan mesin kompresor sebagai alat bantu pernapasan oleh para penyelam tidak dibenarkan. Cara ini bisa mengakibatkan efek negatif bagi penyelam, seperti lumpuh, tuli hingga meninggal dunia.

Untuk mendapatkan besi tua tersebut, bagi mereka tidaklah mudah ditemukan di dasar laut, terkadang mereka pulang dengan tangan hampa. Namun, setelah mendapatkan besi tua tersebut senyum lepas terlihat dari mereka sambil memilah antara besi, kuningan, almunium, baja dan tembaga untuk segera di jualnya.

Besi tua hasil pencarian di dasar laut dengan cara tradisional tersebut dijual ke pengepul tergantung jenisnya, besi Rp4 ribu, tembaga Rp60 ribu, kuningan Rp40 ribu. per gram.

Walaupun pekerjaan sebagai pencari besi tua di dasar laut dengan cara tradisional cukup berbahaya, namun mereka terus melakukan karena penghasilan yang didapat cukup menjanjikan untuk menunjang kelangsungan kehidupannya. Foto_teks/kanalindonesia.com/sahlan/18.