Karyawan Gading Kuning Lamongan, Tewas Kesetrum Genset

Jenazah korban sesaat setelah dinyatakan meninggal di Klinik Gajah Mada Lamongan( foto: Omdik_kanalindonesia.com/18)

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Seorang karyawan sebuah swalayan di Jalan Sunan Drajat Lamongan, Jawa Timur ditemukan tewas diduga akibat tersengat aliran listrik pada hari Sabtu (27/1/2018).

Korban yang diketahui bernama Lendi Anggara (20) warga Desa Dorogede Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, merupakan karyawan yang bekerja dibagian penitipan barang tersebut.

Swalayan yang bernama Gading Kuning tersebut merupakan swalayan yang menjual berbagai jenis pakaian. Tempat perbelanjaan yang lumayan besar di wilayah Lamongan dipastikan memiliki cadangan tenaga daya listrik yang lumayan besar untuk kebutuhan swalayan tersebut.

Menurut Sugeng Purnomo (20) mengatakan, kalau dirinya sekitar jam 09.30 bermaksud membuka angin-angin ruang genset  yang terletak di bagian depan sebelah kiri swalayan tersebut dan sangat terkejut ketika mengetahui  korban dalam keadaan berdiri memegang tripleks penutup ruang genset tersebut dalam keadaan tubuh yang sudah kaku. Melihat situasi seperti itu Sugeng segera mematikan mesin genset tersebut.

“Saya sangat terkejut melihat korban yang berdiri disitu, saya berusaha mematikan mesin genset sebelum saya menolong korban. Ketika mesin genset saya matikan, korban masih hidup“, terang Sugeng kepada awak media.

Sementara itu Abdul Majid (23) menuturkan, setelah mengetahui kejadian itu bersama Sugeng Purnomo  dan karyawan lain untuk membawa korban ke Klinik Gajah Mada yang tidak jauh dari swalayan tersebut guna diambil tindakan medis, akan tetapi nyawa korban tidak tertolong.

“Untuk memastikan apakah korban masih ada peluang dapat tertolong apa tidak, maka tetap dibawa ke klinik yang terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak klinik menyatakan nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi,” terang Abdul Majid.

Pihak kepolisian yang datang setelah mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan dan memberi garis polisi disekitar tempat kejadian perkara untuk mengamankan beberapa barang bukti untuk memperkuat keterangan tentang kematian korban.(Omdik)