Exs Pelamar PT Mac Mahon Unjuk Rasa, Kapolres Himbau Masa Sikapi Dengan Kepala Dingin

puluhan pemuda eks pelamar di PT Mac Mahon

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT :Puluhan pemuda pencari kerja exs pelamar PT Mac Mahon aliansi perusahaan tambang PT AMNT yang tidak lulus dalam tes seleksi dan tes rekrutmet tenaga kerja, yang akan di pekerjakan di  aliansia perusahaan tambang PT AMNT jika lulus itu. unjuk rasa di depan gate area Benete, Sabtu (27/01/2018).

Mujahidin putra daerah asal desa maluk, kecamatan maluk,  KSB, yang lulusan profesi akuntan S1 dan  sedang menenyesaikan studi S2  di UGM yang ikut dalam seleksi juga menuturkan,  sistem seleksinya sudah bagus namun setelah seleksi yang tidak berjalan dengan jelas menurutnya.” kalau sistemnya sudah bagus namun setelah melalui sistem sudah tidak beres.” cetus dia kepada media ini di gate area siang tadi.

Selin itu Fredi Irawan pemuda desa bukit damai,  kecamatan maluk, KSB, yang juga ikut dalam seleksi dan tes tulis namun gagal itu , mengutarakan kekecewaannya terkait sistem yang berjalan. Ia juga menyatakan akan trus melakukan aksi   hingga dirinya bisa bekerja di perusahan tambang itu.” lebih baik mati di dalam tambang dari pada saya tidak bisa bekerja padahal saya tinggal di daerah tambang.” ucapnya saat aksi unjuk rasa berlansung

Para pemuda yang berunjuk rasa di pasilitasi pihak Kepolisian Polres Sumbawa Barat dan PT AMNT untuk bertemu dengan tim bersama rekrutmen PT Mac Mahon dan dinas terkait , untuk mengutarakan apa yang menjadi tuntutan mereka. Pertemuan antara pengunjuk rasa dengan kepala dinas tenaga kerja sumbawa barat berlansung di admin 2 PT AMNT.

Abdul Hamid Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dis nakertrans) KSB dalam pertemuan dengan para pengunjuk rasa,  menceritakan. Dalam rekrutmen tenaga kerja PT Mac Mahon yang sudah berjalan hampir dua bulan itu telah sesuai prosedur yang berlaku, dan dalam rekrutment tersebut tidak ada jatah buat siapapun semua berjalan secara transfaran objektif dan akuntabel.

” Tidak ada jatah untuk siapapun karena ini sudah berjalan sesuai prosedur yang berlaku.” kata kepala Dinas Nakertrans Sumbawa Barat dalam pertemuan dengan masa yang unjuk rasa.

“Kami sangat bangga punya bupati yang peduli dengan masyarakatnya, namun kami meminta rekrutmet ini untuk sementara di hentikan” cetus salah satu para pengunjuk rasa dan di barengi dengan sorak dari para pengunjuk rasa.

Kapolres sumbawa barat AKBP Andy Hermawan yang ada di pertemuan tersebut memberikan pemahaman dan rasa simpatinya kepada exs pelamar pekerja PT  Mac Mahon yang gagal dalam rekrutmen itu.” Saya juga pernah merasakan bagaimna rasanya gagal, nyesek rasanya. namun harus kita sikapi dengan kepala dingin.” ungkapnya.

Ia juga menyatakan Akan selelalu siap untuk menjembatani pengunjuk rasa denga pihak managemen PT Mac Mahon  dan pihak-pihak terkait. Ia juga menghimbau agar segala masalah ditanggapi dengan kepala dingin tidak dengan emosionl.

Dalam pertemuan para pengunjuk rasa dengan kepala dinas tenaga kerja, Abdul Hamid dan Kapolres Sumbawa barat AKBP. Andy Hermawan  itu tidak mendapat kesimpulan dari tuntutan mereka di lanakan tidak adanya tim rekrutmen bersama PT Mac Mahon yang hadir karna hari libur.” Ini hari libur untung saja pak kepala dinas Nakertras bisa menemui kita karna ini hari libur kalau kami dari kepolisian kapan pun kami siap untuk melayani masyarakat.” tutupnya.(Awi).