KPP NTB: Difable Harus Diberi Ruang Demokrasi Istimewa

KANALINDONESIA.COM, MATARAM: Komunitas Partisipasi Publik Nusa Tenggara Barat (KPP NTB) Tanggapi serius soal keberpihakan kaum disabilitas dalam mengikuti pesta demokrasi pada pilgub 2018 juni mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua KPP NTB Syamsul Hadi pada saat acara pertemuan para disabilitas se-NTB yang dilaksanakan di Lombok Epucentrum Mall (LEM) Sabtu (27/01/2018) Kemarin.

Ketua KPP NTB Syamsul Hadi mengatakan, para disabilitas harus diberikan ruang yang lebih istimewa dan lebih didalam memberikan hak suaranya. Para penyelenggara diharapkan memberikan tempat yang layak bagi para disabilitas dalam menentukan pilihannya.

“Iya, kami harap penyelenggara memberikan tempat yang lebih istimewa dalam memilih. Karena kita ketahui bersama saudara kita yang berkebutuhan khusus tentu kebutuhannya tidak sama  dengan kita yang normal. Sehingga harapan kita, penyelenggara harus siapkan segala sesuatunya lebih dari yang biasanya,”ungkap Syamsul pada acara pertemuan disabilitas se-NTB.

Lebih-lebih soal kebutuhannya, tambah pria kelahiran Pandan Indah Lombok Tengah ini, para disabilitas juga harus diberikan ruang-ruang yang sama dengan semua kalangan, tanpa harus melihat kekurangannya. Karena sesungguhnya potensi yang dimiliki saudara kita yang berkebutuhan khusus juga sangat banyak yang harus diakomodir oleh pemerintah.

“Harus disiapakan, bagaimanapun juga mereka punya hak yang sama. Pemerintah juga harus melirik dan menyiapkan tempat yang layak bagi saudara kita disabilitas. Karen mereka juga memiliki keahlian dibidangnya masing-masing,”tegasna.(Fauzan)