Panwaslu Himbau Jika Paslon Terbukti Lakukan Kecurangan Pilbub, Berisiko Dianulir Pencalonannya

Komisioner Panwaslu Jombang saat ditemui sejumlah jurnalis

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Jombang, menghimbau pada pasangan calon (Paslon), untuk tidak berbuat curangan dalam Pemilihan Bupati (Pilbub) Jombang, yang akan di laksanakan pada 27 Juni mendatang.

Hal ini dikarenakan, jika paslon terbukti berbuat curang dalam bentuk Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM), maka sangsi terberat adalah pengguguran pencalonan paslon tersebut.

Himbauan pada paslon yang akan maju pada pertarungan pilbub tersebut, disampaikan oleh komisioner Panwaslu Kabupaten Jombang, Ahmad Udi Masjkur. Menurut pihaknya, pengguguran pencalonan yang paling krusial itu bisa meliputi isu money politic yang TSM, sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Tapi ukuran masifnya itu ukuran dampak, kalau dampaknya meluas sekali itu pembuktiannya sangat ketat. Nanti terkait dengan itu bisa saja kalau terindikasi money politic mengarah ke TSM pasangan itu bisa. Itu ada Perbawaslunya,” kata Udi pada sejumlah jurnalis, Senin 29 Januari 2018.

Sementara terkait keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk TNI dan Polri, yang terlibata atau terindikasi mengikuti kampanye atau terlibat menjadi tim sukses paslon, ada komisinya sendiri di masing-masing lembaga internal yang menangani yakni Komisi ASN atau KSN.

“kalau yang dilakukan keterlibatannya itu terindikasi pada hal hal pelanggaran pidana pemilu maka nanti rananya di Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu),” pungkasnya.(elo)