Masa Masih Bertahan Blokade Gate 21 Alfa Pintu Utama PT AMNT, Menanti Bupati KSB Datang

KANALIMDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Hingga siang ini  Puluhan orang pemuda pencari kerja PT Mac Mahon, yang tergabung  dari kecamatan maluk dan kecamatan jereweh. Masih bertahan melakukan aksi  unjuk rasa yang menutup gate pintu utama PT. AMNT, sejak jam 4:30 Senin 29/01/2018 pagi tadi hingga membuat transvortasi PT. AMNT lumpuh total.

Pantauan reporter kanalindonesia.com di lokasi unjuk rasa, Kades se kecamatan Jereweh terlihat datang menemui warganya yang melakukan aksi ujuk rasa. Kedatangan beberapa kepada desa itu membuat semangat dari para masa aksi semakin membara.

” Kami tidak akan mundur selangkah pun, dan aksi masa ini akan trus kami lakukan hingga bupati sumbawa barat berkenan hadir di area ini untuk menemui kami, itu sudah kesepakan bersama teman yang dari maluk dan benete.” ucap Tony kordinator aksi masa kepada reporter kanalindonesia.com.

Kepala Desa Dasan Anyar juga menambahkan agar orang no satu di kabupaten sumbawa barat itu untuk datang menemui para aksi masa yang masih semangat di bawah terik matahari.

“Kami harap Bupati Sumbawa Barat berkenan hadir di tempat ini untuk menjelaskan ke warga kami. Jangan hanya datang disaat kampanye saja, disaat dibutuhkan warganya kok tidak mau datang,” ungkap kepala desa Dasan Anyar.

“Penguasa penguasa beri hamba kerjaan beri hamba kerjaan, Mac Mahon Mac mahon terima kami kerja,” lantunan nyanyian pemuda maluk dengan alunan musik yang di mainkan salah satu masa aksi di lokasi dan di baeah terik matahari itu.

Informasi yang media ini dapatkan masa aksi juga masih berlangsung di gate 21. swis  PT. AMNT, Tongo Sejorong, Kecamatan Sekongkang. Dengan tuntutan yang sama. Ingin Bupati Sumbawa Barat keluar dari istananya menemuai para masa aksi itu.

Sementara itu terlihat ratusan karyawan yang tidak bisa masuk bekerja karena diblokirnya akses menuju tempat mereka bekerja, buyar dan pulang meninggalkan gate 21 alfa.

Dan hingga saat ini pukul 16: 00 waktu setempat masa aksi masih bertahan di lokasi unjuk rasa. Kesepakatan dari masa aksi, mereka tidak akan membubarkan diri dan tetap bertahan hingga Bupati Sumbawa Barat yang juga ketua tim rekrutmen pekerja PT AMNT itu datang menemui para pencaker PT Mac Mahon yang gagal dalam seleksi tersebut.(Awi)