Bentu TKT , BNNK Trenggalek Siap Tindaklanjuti Perda Anti Narkoba

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek kini resmi  membidani terbentuknya Tim Koordinasi Terpadu (TKT) sebagai tindak lanjut diundangkannya Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2017 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Trenggalek, Selasa, (30/1) di  Ruang Tri Buana Tungga Dewi Hotel Hayam Wuruk Trenggalek.

Melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), BNNK Trenggalek menghimpun 30  peserta terdiri dari berbagai unsur terkait diantaranya , Pemkab Trenggalek, Polres Trenggalek, Kodim 0806 Trenggalek, MUI dan FKUB setempat yang resmi menjadi bagian Tim Koordinasi Terpadu (TKT) Pencegahan,Pemberantasan,Penyalahgunaan,dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Trenggalek.

Kepala BNNK Trenggalek, M Akik Subki melalui Kasi P2M , Djaenul Muttakin mengatakan selain bertujuan membahas implementasi draft Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pedoman Pelaksanaan Perda No 4 Tahun 2017 tentang Kabupaten Trenggalek, diharapkan dari rapat koordinasi itu juga menghasilkan keputusan strategis yang menyangkut tugas pokok fungsi dari TKT sendiri.

“Kita bahas tuntas implementasi kerja dari TKT,” katanya.

Adapun materi pembahasan meliputi pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) TKT P4GN itu sendiri berikut tugas kewenangan dan konsep rencana aksi ke depan.

“Pokja yang dibentuk nantinya bertugas seperti apa kita telorkan bersama di forum ini,” lanjutnya.

Ada beberapa point lagi seperti Institusi Pemerintah Wajib Lapor (IPWL), Tata Cara Wajib Lapor serta beberapa hal lain yang perlu dituangkan lebih lanjut sehubungan dengan implementasi Perda dimaksud.

“IPWL dan tatacara pelaporannya juga menjadi bahasna yang serius,” tandasnya.

Hasil dari rapat kerja ini, masih keterangan Djaenul,  selanjutnya akan ditindaklanjuti  oleh Kantor Kesbangpol Kabupaten Trenggalek selaku OPD pemangku program P4GN di lingkup Pemkab Trenggalek sehingga mendapatkan payung hukum dalam pelaksanaan fasilitasi pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba secara menyeluruh.

“Tindaklanjutnya ada di Kesbangpol sebagai lembaga yang ditunjuk,” terangnya.

Sehingga, menurutnya,  komitmen bersama yang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2017 ini dapat berjalan dengan optimal.

“Membangun visi-misi anti narkoba ini perjalannya cukup panjang , maka ini serius akan kita kerjakan bersama,” pungkasnya.

Bertindak sebagai narasumber dalam rapat kerja kali ini antara lain , Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Sukadji, Kepala BNNK Trenggalek AKBP Akik Subki, dan Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten  Trenggalek  Widarsono. (ngudiyono)