Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik dan Pengda IPPAT Tandatangani Mou Pembuatan 1.000 Akta Tanah Gratis

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Drs. Imam Nawawi, MSi. MT dan Ketua Pengda IPPAT Kabupaten Gresik Widatul Milah, SH

KANALINDONESIA.COM, GRESIK: Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Drs. Imam Nawawi, MSi. MT dan Ketua Pengda IPPAT Kabupaten Gresik Widatul Milah, SH. menandatangani MoU kerjasama pembuatan 1.000 akta tanah gratis bagi masyarakat kurang mampu di aula kantor Pernahan Kabupaten Gresik.

“Hal ini merupakan upaya untuk mewujudkan tertib administrasi pertanahan dan melindungi hak masyarakat atas tanah. Sebuah komitmen sebagai bentuk kepedulian Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik dan Pengda IPPAT Kabupaten Gresik untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu untuk membuat akta peralihan hak atas tanah, baik akta peralihan hak jual beli, akta hibah, akta pembagian hak bersama dan lainnya,”ucap kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik Imam Nawawi kepada kanalindonesia.com, Rabu(31/01/2018).

Dikatakan Imasm Nawawi,”hal ini tentu menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi masyarakatt kurang mampu di Kabupaten Gresik untuk memanfaatkan program Akta Tanah Gratis yang baru pertama kalinya diselenggarakan,”terang Imam Nawawi.

Disaat yang sama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gresik juga melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah sebanyak 47 orang dari semestinya 48 orang, sementara 1 orang belum dilantik mengingat sedang penelitian di luar negeri dalam rangka penyelesaian program doktoralnya.

“Konon iini merupakan pelantikan jabatan PPAT terbanyak di Indonesia. Dengan demikian di Kabupaten Gresik jumlah PPAT menjadi lebih dari 150 orang yang tentu sangat membantu dalam memberikan layanan akta tanah,”je;as Imam Nawawi.

Di sisi lain, menurut Imam Nawawi , kondisi ini sangat baik untuk menciptakan kompetitif layanan ke PPATan, sehingga masyarakat dapat leluasa memilih PPAT yang layanannya baik, cepat, mudah dan murah.

“Dengan demikian PPAT dituntut untuk selalu meningkatkan layanan dan profesionalitasnya dalam memberikan pelayanan pembuatan akta tanah,”urai Imam Nawawi.

Dari data yang ada, Program Strategis Nasional yang dicanangkan oleh Presiden RI melalui percepatan Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Gresik mendapat alokasi sebanyak 65.000 bidang tanah.

Di samping itu, atas kerjasama BPN Gresik dengan Kawasan Industri JIPE menargetkan 2.500 bidan PTSL Dana CSR.

“Melalui kerjasama dengan PT. Pelindo III, Kodim 0817 Gresik, PC NU, PD Muhammadiyah Gresik disertipikatkan pula 500 bidang tanah dalam Program Sertipikat Untukmu Guru dan Sertipikat Rumah Tidak Layak Huni,”pungkas Imam Nawawi.(wa)