Secanggih Aplikasi Smartphone Polisi Lebih Pintar Tangkap Judi Online

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN: Beginilah nasib Wawan (31), wujud, (48), dan Kasano (33), ketiga warga Desa Randubener Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan saat ditangkap oleh unit Reakrim Polsek setempat. Ketiga diduga melakukan tindak pidana perjudian menggunakan aplikasi pada smartpone, Senin (29/1/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Wawan diketahui berperan sebagai bandar, dan dua orang lainnya sebagai penombok. Petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 406 ribu dan sebuah handpone merk vivo y53 serta kertas merah sebagai alas berjudi.

Kapolsek Kembangbahu, AKP Andik Lilik membenarkan penangkapan tersebut, ” Cara bermain para pelaku menggunakan sebuah aplikasi android handpone dengan cara di goyangkan lalu keluar  angkanya,” ungkapnya.

Penangkapan bermula kita petugas melakukan patroli di Desa Randubener. Informasi menyebutkan jika di warung milik Sari, warga sedang berlangsung perjudian. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian untuk memastikan kebenarnya.

Setelah yakin, baru petugas bergerak dan melakukan penangkapan saat itu juga, ” Kedatangan petugas membuat para penjudi tidak bisa berkutik, akhirnya para pelaku judi diamankan. Dari tangan pelaku berhasil mengamankan barang buktinya,” tandas Andik.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolsek Kembangbahu untuk dilakukan proses hukum, ” Pelaku jelas melanggar pasal 303 KHUP tentang perjudian dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan penjara,” imbuhnya (Fer)