Polres Pacitan Dan TNI Serta MusPida Gelar Operasi Mantap Praja Semeru 2018 Jelang Pilkada Jawa Timur

KANALINDONESIA.COM, PACITAN: Polres Pacitan adakan gelar pasukan operasi Mantap Praja Semeru 2018 yang berlangsung di Gedung Bhayakari Polres Pacitan,Kamis (01/02/2018).

Gelar operasi Mantap Praja Semeru 2018 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno ini sebagai pertanda telah dimulainya pengamanan menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Juni 2018 di Jawa Timur nanti.

Dalam gelar operasi Mantap Praja Semeru 2018 tampak hadir ” Letkol Kav Aris Toteles Hengkeng Nusa Lawintang (Dandim 0801 Pacitan, Drs. Yudi Sumbogo (Wakil Bupati Pacitan), Dwi yanto SH (Ketua Pengadilan Negri), Damhudi SH ( Ketua KPUD Kab. Pacitan), Muhandas SH (Kasi Intel Kejaksaan), Samsul Arifin ( Anggota Panwaslu), Pejabat Utama Polres Pacitan, Kapolsek Se Kabupaten Pacitan, Danramil Se Kabupaten Pacitan serta Perwakilan Parpol Yg mengikuti Pilkada 2018.

Dalam sambutannya, Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno, berharap ” Pelaksanaan Operasi Mantap Praja Semeru 2018, harus semaksimal mungkin dalam pengamanan Pilkada di Jatim tahun 2018 yang dilaksanakan di 13 Kabupaten dan 5 kota dalam satu Provinsi ” Anggota Polri dan TNI Harus netral Dalam keikutsertaanya dalam Pemilu, Menjamin dan Menjaga situasi Kamtimbas Pilkada serentak Di Wilayah Kabupaten Pacitan,” itu harapan Kapolres.

Kapolres juga menegaskan ” harus adanya nota kesepahaman, agar Pemilu Pilkada tetap damai dan aman. dari isi nota Kesepahaman itu yakni, Inti dari Demokrasi berani menang berani kalah, harus bersedia mensukseskan Pemilu, bersedia mentaati aturan pilkada serentak. Sedangkan aparat TNI dan Polri akan menajga situasi kambtibmas yg aman Dan damai, jangan sampai terpropokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah kesatuan dan memperkeruh situasi keamanan, ” tegas Kapolres.

Ditambahkannya, hal yang terpenting ” saat sekarang ini adalah era kemajuan teknologi Android,jadi sangatlah rentan dengan adanya berita Hoax khususnya masyarakat dan peserta rapat koordinasi diharapkan lebih hati-hati dan Bijaksana dalam menggunakan sosial media, selain itu peran masyarakat juga diharuskan aktif membantu menjaga Kamtibmas agar Pilkada Jawa Timur berjalan lancar,” pungkas Kapolres.(Bc)