Dilewati Suporter Bonek dan Aremania, Polres Ngawi Siapkan Ratusan Anggota

Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu menggelar rakor pengamanan suporter Bonek vs Aremania

KANALINDONESIA.COM, NGAWI: Jelang pertandingan babak 8 besar kompetisi sepak bola Piala Presiden 2018 yang akan dihelat di Stadion Manahan Solo, Polres Ngawi mempersiapkan diri guna mengamankan wilayah perbatasan Jatim-Jateng dengan menerjunkan ratusan personelnya. Hal ini untuk antisipasi menyusul adanya dua kelompok suporter Bonek maupun Aremania yang bakal melintasi wilayah Ngawi untuk mendukung timnya pada 3-4 Februari 2018 mendatang.

“Untuk mengantisipasi bentrok antar dua supporter baik Bonek dengan Aremania maupun dengan pihak lain sudah kita persiapkan semua sistim pengamananya dengan melibatkan semua pihak. Jangan sampai ada gesekan di wilayah perbatasan atau juga di semua lintasan masuk wilayah Ngawi ini,” terang Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu.

Menurutnya ada sekitar 400 personel kepolisian yang bakal disebar disemua titik rawan demikian juga tempat-tempat strategis seperti stasiun KA,  SPBU, kawasan pertokoan dan restoran disepanjang jalur Ngawi. Ia menghimbau kepada Bonek dan Aremania untuk berbuat santun ketika melintas menuju Stadion Manahan Solo jangan sampai merugikan warga masyarakat.

Bahkan Kapolres Ngawi ini memerintahkan ke semua jajaran Polsek untuk menyiapkan truk guna mengantisipasi para supporter yang tercecer ditengah jalan. Untuk mengurangi kerawanan, dipersiapkan dua jalur alternative sebagai perlintasan para supporter.

Jalur pertama, suporter dari arah timur Caruban (Madiun) masuk Ngawi melewati Talok – Tawun- ringroad Kota Ngawi- Banyakan- Mantingan- Sragen. Kemudian untuk jalur kedua, arah selatan dari Kota Madiun/Magetan masuk Ngawi lewat Keras – Ringroad Kota – Banyakan- Mantingan – Sragen.

“Juga kami himbau kepada para supporter jangan sampai memakai atribut ketika dalam perjalanan termasuk jangan memaksa diri memakai kendaraan sepeda motor. Himbauan ini demi keselamatan semua supporter ditengah perjalanan nanti jangan sampai ada insiden apapun,” tegas AKBP MB.Pranatal Hutajulu.(dik)