Saat Jumat, Kapolres Trenggalek Bilang Ini….

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo mengajak semua pihak agar tidak mudah terhasut dan terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang di masyarakat.

Ia meminta agar tidak mudah membagikan informasi yang belum valid atau tidak jelas sumbernya. Langkah Tabayyun dan konfirmasi kepada pihak yang berkompeten merupakan salah satu cara mengecek ulang tentang sahihnya sebuah informasi.

Hal tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan Safari Jumat bersama Dandim 0806 Trenggalek beserta jajaran pejabat utama di Pondok Pesantren (Ponpes) Nailul Ulum Kecamatan Kampak, Trenggalek asuhan KH. Sahar Banuri Bastomi, sekaligus melaksanakan salat Jumat berjamaah, Jumat (02/02/2017).

“Mendekati Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, banyak sekali informasi yang bersliweran di media sosial maupun media daring lainnya yang tidak jelas sumber dan validitasnya. Kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, memilah dan memilih. Jika meragukan silakan konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak yang berkompeten,” ujar AKBP Didit.

Terhadap perkembangan media sosial , pihaknya juga berharap ekstra hati –hati dalam penggunaannya, sehingga tidak terjerumus ke langkah pelanggaran hukum.

“Media sosial disatu sisi membawa manfaat, namun disisi yang lain bisa menjadi bumerang jika digunakan untuk hal yang salah,” imbuhnya.

Di depan para jamaah, AKBP Didit menjelaskan bahwa kriminalitas tertinggi di Trenggalek adalah penipuan. Hal tersebut tak lepas dari mudahnya masyarakat menerima iming-iming yang sebenarnya tidak mungkin terjadi.

“Paling banyak kasus penipuan seperti iming-iming undian berhadiah, penggandaan uang, penipuan siber dan lain-lain. Silakan komunikasikan dulu dengan petugas Polsek maupun Polres untuk memastikan kebenarannya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, AKBP Didit berkesempatan turut hadir dalam pembukaan pengajian tafsir Alquran  yang diikuti oleh puluhan warga.

“Terima kasih atas kesempatannya. Polres Trenggalek telah berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan para tokoh agama dan ulama. Selain itu, Polres Trenggalek juga telah membuat program Khataman Alquran yang dilaksanakan oleh Polres dan Polsek jajaran,” pungkasnya. (ahmad)