Tabrakan Beruntun Melibatkan 2 Mobil dan 2 Motor di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Lakalantas beruntun terjadi antara Sedan Honda City Nopol B 1750 VEQ, Pickap Nopol AE 9901 EA, Sepeda Motor Vario Nopol AD 2778 GO dan sepeda motor Supra Nopol AE 6442 SM di jalan raya Ponorogo-Wonogiri Km 4-5 tepatnya masuk Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, Sabtu(03/02/2018).

Kejadian lakalantas berawal saat kendaraan Sedan Honda City Nopol B 1750 VEQ yang dikemudikan Kondang Wijoyo(16) warga Desa Waru, Kecamatan Slogohimo  Wonogiri dengan penumpang Farida Arum Pramesti (16) warga Desa Bulusari, Slogohimo, Wonogiri, Jateng melaju dari arah Ponorogo kecepatan sekitar 50 Km/jam.

Disaat berjalan terlalu ke kanan hingga memakan badan jalan dan berada di jalur lawan arah. Saat di lokasi juga melaju mobil pikap Nopol AE 9901 EA yang dikemudikan Deni Kardianto(24) warga Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo dengan penumpang Muh Nursodiq (23) warga Desa Semanding, Kauman, Ponorogo datang dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 50 Km/jam. Dan tabrakanpun tak bisa dielakan.

“Dari olah TKP, dugaan sementara penyebab kecelakaan karena kendaraan sedan yang berjalan terlalu ke kanan dan berada di jalur lawan, sehingga terjadi benturan dengan mobil pikap,”ucap Kanit Laka Satlantas Polres Ponorogo IPDA Badri.

Akibat benturan tersebut, mobil sedan Honda City Nopol B 1750 VEQ melintang di badan jalan sebelah selatan, dan dalam waktu bersamaan melaju dua sepeda motor dari arah Wonogiri yakni  sepeda motor Vario Nopol AD 2778 GO yang dikemudikan Mentari Setyaningsih(25) warga Desa Klaseman, Gatak, Sukoharjo, Jateng yang membonceng Pasa Rafandika Ramadhan (7) dan Satiti Widyastuti (30) keduanya warga Desa Sambirejo, Puhpelem, Wonogiri, Jateng yang beriringan dengan sepeda motor Supra Nopol AE 6442 SM yang dikemudikan Kelik Andis Cahyadi(34) warga Desa/Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

Beruntung dalam kejadian lakalantas beruntun tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kasus laka, saat ini dalam penanganan unit lakalantas Polres Ponorogo,”terang IPDA Badri.

Akibat kejadian tersebut, menimbulkan kerugian materi sebesar Rp 20.000.000,-