Terjaring OTT, Bupati Jombang Sudah Daftar Cabup

Kantor DPD Partai Golkar Jatim telah menyiapkan banner untuk acara hari ini yang akan dihadiri ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharl dan ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartanto

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Bupati Jombang Nyono Suharli yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu(03/02/2018) telah mendaftarkan sebagai bakal calon Bupati (Bacabup) Jombang.

Pasangan Nyono-Subaidi diusung oleh 5 partai. Nyono sempat mengaku syarat pencalonan dirinya dan Subaidi telah dinyatakan lengkap oleh KPU Kabupaten Jombang.

Pada Pilbup 2018 ini Nyono memilih berpisah dengan wakilnya, Mundjidah Wahab. Pasangan Nyono, Subaidi adalah anggota Dewan Syuro DPC PKB Jombang sekaligus anggota DPRD Jombang periode 2014-2019.

Komisioner Divisi Teknis KPU Jombang M Dja’far juga menyatakan syarat calon dan syarat pencalonan yang diajukan pasangan Nyono-Subaidi sudah lengkap dan akan diteliti kebenarannya. Nyono pun berjanji bakal mengajukan cuti setelah ditetapkan sebagai calon oleh KPU Jombang.

KPK menduga Nyono menerima sejumlah uang terkait jabatannya sebagai Bupati Jombang. Status hukum Nyono akan ditentukan KPK pada Minggu (4/2/2018).

Sementara itu, partai Golkar menunggu penjelasan resmi dari KPK soal OTT terhadap Nyono. Jika terbukti, Golkar akan memberi sanksi terhadap Nyono sebagai kader Golkar.

“Jika terbukti benar OTT itu, Partai Golkar akan memberikan sanksi tegas,” ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily.(elo)