Jelang Rapat Pemenangan Pilkada 2018 di DPD Golkar Jatim, Bupati Jombang Terjaring OTT KPK

Kantor DPD Partai Golkar Jatim telah menyiapkan banner untuk acara hari ini yang akan dihadiri ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharl dan ketua DPP Partai Golkar

KANALINDONESIA.COM, SURABAYA: Bupati Jombang Nyono Suharli yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Sabtu(03/02/2018) kemarin berencana mengelar rapat konsolidasi dan mengumumkan rencana cuti dari jabatan Bupati Jombang di kantor DPD Partai Golkar Jatim, Minggu(04/02/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun kanalindonesia.com, hari ini Minggu (04/02/2018) dikantor DPD Partai Golkar Jatim akan digelar konsolidasi pemenangan Pilkada serentak.

Di kantor DPD Partai Golkar sudah disiapkan banner dengan tema “Pemenangan Pilkada Provinsi dan Pilkada Kabupaten/Kota se Jawa Timur 2018”.

Acara tersebut rencananya dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto dan Nyono Suharli selaku tuan rumah.

Sementara informasi yang diterima redaksi, sehari sebelumnya Partai Golkar sudah melakukan rapat internal.

Dalam rapat disepakati Bupati Jombang yang juga ketua DPD Partai Golkar Jatim akan mengajukan cuti lebih awal yang akan diumumkan hari ini dan posisi bupati diganti oleh pelaksana tugas (Plt),

Diketahui Ketentuan cuti diatur Pasal 70 ayat (3) Undang-Undang Nomor l0/2016 yang mengatur tentang Pilkada. Turunan pasal itu dituangkan pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15/2017 tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Sangat jelas pada Pasal 4 ayat 1 poin tentang setiap calon harus mengajukan cuti. Cuti tersebut hanya berlaku bagi petahana, baik gubernur/wagub, bupati/wabup maupun walikota/wakil walikota yang digadang gadang maju kembali.(elo)