Bupati Ditangkap KPK, Dua Ruang Kepala Dinas di Jombang Disegel KPK

Ruang kepala Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Jombang yang disegel KPK

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Setelah Bupati Jombang, Nyono Suherli Wihandoko ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dua ruang kepala dinas di Jombang, disegel oleh penyidik KPK.

Selain ruang Dinas kesehatan yang berada di lingkungan Pemkab Jombang, salah satu ruang kepala Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Jombang, yang terletak di jalan Presiden KH. Abdurrahman Wahid No.151, Desa Candi Mulyo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, juga disegel penyidik KPK.

“tadi malam di segel KPK, ruang kepala dinasnya mas,” kata Reza salah satu petugas jaga di kantor dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Jombang, saat ditemui sejumlah jurnalis, Minggu 4 Februari 2018.

Saat ditanya keberadaan kepala dinas pihaknya, mengatakan bahwa tidak mengetahui keberadaan sang kepala dinas.”wah gak tau mas, kalau soal itu, saya kebetulan jaga pagi, yang tau petugas yang jaga malam,” ujarnya.

Sebelumnya kantor ruang kepala dinas kesehatan Jombang, juga dilakukan penyegelan oleh empat orang penyidik KPK, pada jam 09.00 WIB.” iya tadi malam di segel KPK. katanya saya gak boleh pulang, karena hari ini, mereka kembali mau ngambil berkas,” ungkap Hari.

Hingga kini, Abdul Qudus selaku, kepala Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Jombang, belum diketahui keberadaannya. Namun salah satu kepala Dinas di Jombang, kini diperiksa KPK, bersamaan dengan Bupati Jombang.(elo)