Pembersihan Material Longsor Kampak-Munjungan Hampir 50 Persen, Pernyataan Bupati Emil Dardak

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Pengerjaan pembersihan material longsor di lokasi bencana longsor jalan raya Kampak – Munjungan kini terlihat sudah mulai membuahkan hasil yang signifikan. Betapa tidak, jalan raya yang tertutup total dengan panjang timbunan 500 meter dan tebal rata-rata 7 meter itu kini capaian yang didapat Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah mencapai 150 meter sisi Munjungan dan 80 meter dari sisi Kampak atau setara dengan hampir 50 persen total yang sudah dikerjakan . Tentunya hal ini akan secepatnya akan segera tuntas tatkala 270 meter lagi bisa dikeruk petugas.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengatakan progres yang dilaksanakan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek yang dibantu tim yang lain sudah terlihat hasilnya. Tentunya inipun tidak lepas dari hasil kajian peneliti UGM yang juga mengawali studi tanah yang memang terkategori rawan longsor ini.

“Sekian hari kita upayakan , alhamdulillah kini sudah mulai terlihat,” ucapnya, Minggu, (04/02/2018) di Trenggalek.

Kajian tim UGM tersebut termasuk melihat struktur, kontur dan tingkat kepadatan tanah yang sudah sejak lama diprediksikannya mengalami permasalahan sama dengan kilometer 15-18 jalan raya Trenggalek-Ponorogo.

“Kita ini masih se jalur dengan yang terjadi di kilometer 16 dan titik yang lain di sepanjang jalan Trenggalek-Ponorogo, makanya mengkaji dengan UGM itu penting agar progres yang lakukan itu tepat dan pelaksanaannya tidak mengulang seperti yang kita tangani di sana,” ujarnya.

Pihaknya kini tengah menggunakan kekuatan 3 unit alat berat, 1 unit membersihkan dari arah Munjungan yang kini sudah bisa membuka jalur sekitar 150 meter, sedangkan  2 alat berat lainnya membersihkan dari arah Kampak dan bisa membuka jalur sekitar 80 meter.

“Memang masih ada 270 meter lagi sisa yang harus ditangani agar segera membuka kembali jalur vital ini,” tegasnya.

Dikatakannya, pihkanya segera mendatangkan satu unit lata berat lagi karena sesuai dengan voleme pekerjaannya serta kondisi yang akan dilalui oleh unit yang dibutuhkan itu.

“Untuk mempercepat proses pembersihan kita datangkan lagi 1 unit alat berat dari Surabaya yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju Trenggalek,” ungkapnya.

Bupati Emil menegaskan kembali jika kendala cuaca menjadi permasalahan yang dihadapai tim untuk secepatnya menyeleseikan evakuasi material tersebut. Namun setidaknya cuaca dalam dua hari terakhir ini terlihat sudah mulai bersahabat sehingga bisa mengerjakan secara cepat pekerjaan ini.

“Insya Alloh kita tetap upayakan secepatnya agar masyarakat bisa beraktifitas secara normal,” pungkasnya. (ahmad)