Dengan Keterbatasan, Warga Sugihwaras Lamongan Gemari Binatang Buas

Subakir, warga Dusun Depek Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, sedang menunjukkan binatang buas buruannya. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM.LAMONGAN; Kekurangan bukan alasan untuk menyerah pada keadaan, begitulah contoh yang diberikan oleh sosok seorang pria warga Desa Sugihwaras Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Meski ia tidak memiliki fisik sempurna karena cacat pada tangannya (buntung), namun semangat untuk tetap mencari rezeki tidak menjadikannya cengeng dan putus asa. Dia tidak berpikiran untuk mendapatkan belas kasih dari orang dengan jalan meminta-minta. Bahkan semangatnya yang tinggi membuat dia tidak mau kalah dengan orang lain yang memiliki kondisi fisik normal.

Dia adalah Subakir (44), bapak dua anak ini mengalami cacat permanen akibat tindak kriminal yang hampir merenggut jiwanya. Dengan kondisi kehilangan satu tangan (kanan), memaksa Subakir harus beraktifitas dengan menggunakan tangan kirinya untuk melakukan sesuatu termasuk mengendarai motor pun dia harus menggunakan tangan kiri.

Banyak orang yang sempat heran tentang kegiatan yang dilakukan oleh Subakir. Perlu diketahui, pekerjaan yang dilakukan adalah sebagai pemburu binatang berbahaya diantaranya ular dan biawak. Dengan hanya menggunakan sebilah kayu, dia mampu menaklukkan banyak binatang buas terutama ular dan biawak.

Subakir mengatakan dia nekat melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dikarenakan ingin memperlihatankan bahwa seorang tanpa tangan yang lengkap juga bisa mampu seperti orang yang normal.

“Kalau saya terus pasrah dengan kondisi seperti begini, keadaan tidak akan pernah berubah. Makanya saya mulai bangkit melakukan aktifitas dengan semampu saya sendiri. Saya tidak mau menyusahkan keluarga dan orang lain,” kata Subakir.

Lebih lanjut Subakir mengatakan dari dulu dia orangnya gak bisa diam. Dia selalu aktif untuk cari duit dari dulu, bahkan sejak masih SD hingga SMA dia selalu cari uang sekolah sendiri. Mulai dari bertani hingga buruh bangunan dia jalani. Kalau berhubungan dengan binatang buas ini merupakan hoby atau kesenangannya sejak kecil.

Ditemui kanalindonesia.com di rumahnya yang berukuran 4 x 6 dan berdiri di pinggiran desa, nampak dia sedang sibuk dengan beberapa ular yang baru dia tangkap. Kelihatannya dia sangat “enjoy” menghadapi binatang-binatang yang masih liar tersebut.

“Syukur, keluarga bisa menerima bahkan anak saya yang pertama sangat mendukung”, Pungkasnya. (Omdik)