Dugaan Manipulasi Perizinan Front One Inn Syariah, Mulai Diselidiki Polisi

Bangunan yang diduga tak kantongi izin

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Mencuatnya polemik keberadaan gedung Front One Inn Syariah yang diduga kuat tak memiliki ijin namun nekad beroperasi, ternyata membuat Polres Jombang segera bertindak.

Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti pengaduan warga bersama pemerhati lingkungan soal pelanggaran, maupun dugaan manipulasi perijinan pihak Front One Inn Syariah, dari ijin resto dan gedung pertemuan namun malah digunakan sebagai hotel atau penginapan.

“Kita saat ini sudah mulai lakukan pendalaman atau penyelidikan terkait dumas tersebut beberapa waktu lalu,” kata AKP Gatot Setya Budi, saat ditemui diruangannya.

Untuk itu, ditegaskan pihaknya akan segera lakukan pemanggilan kedua pihak yang telah mengadukan persoalan tersebut untuk diambil keterangannya.

“Pastinya, kita akan lakukan pemanggilan pihak-pihak yang mengadukan untuk diminta keterangannya,” ujarnya.

Disinggung mengenai lebih detil kepastian kapan pemeriksaan yang dimaksud akan dilakukan, Gatot enggan memberikan keterangan. “Yang jelas dumas tersebut saat ini tengah kita tindaklanjuti” singkatnya.

Tindaklanjut atas dugaan pelanggaran tersebut juga dibenarkan oleh pihak desa setempat. Namun, pihak desa enggan berkomentar lebih jauh. “Sudah ditangani Polres Jombang,” singkat Solichatun, Kepala Desa Kepuhkembeng, ketika dikonfirmasi, Rabu (7/2).

Seperti diberitakan, persoalan Hotel Front One Inn Syariah di kawasan Jalan Soekarno Hatta No. 55 Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, diduga kuat tak kantongi ijin diadukan ke Polres Jombang oleh seorang warga bersama seorang pemerhati lingkungan.(elo)