Ini Hasil Uji Publik KPU Trenggalek dengan Stake Holder Tentang Pileg 2019

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Hasil uji publik penetapan Daerah Pemilihan (dapil) dalam proses pemilu legislatif 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabapaten Trenggalek, berakhir tetap seperti lima tahun yang lalu. Kini teka-teki akan adanya partai politik (parpol) yang akan mengusulkan perubahan ternyata tidak berwujud.

Dari informasi yang dihimpun , di Kabupaten Trenggalek untuk pemilu tahun 2014 yang lalu ada empat Dapil, yakni Dapil 1 terdiri dari, Bendungan-Trenggalek- Pogalan-Durenan, Dapil 2 diantaranya, Watulimo- Gandusari-Kampak, Dapil 3 ada Karangan- Tugu-Pule-Suruh dan Dapil empat ada Panggul-Dongko dan Munjungan.

Komisioner KPU Trenggalek Soeripto mengatakan, ditetapkannya jumlah kursi di DPRD Kabupaten Trenggalek dalam Pemilu Legislatif 2019 berjumlah 45 kursi berdasarkan aturan jika kabupaten dengan jumlah penduduknya 500 ribu hingga 1 juta jiwa  kuota kursinya  sebanyak 45 kursi.

“Kita ini jumlah penduduknya 600 ribu jiwa ,”ucapnya, Rabu, (7/2).

Disampaikannya , penyelenggaraan uji publik,  upaya dari penyelenggara pemilu yang berguna untuk meningkatkan kualitas pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2019 nanti. Oleh sebab itu, KPU berharap masukan dari seluruh stake holder terkait untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.

“Hal ini akan menjadi pembenar agar benar-benar pemilu kita berkualitas,” tandasnya.

Dikatakan Dian wakil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPD Kabupaten Trenggalek . setidaknya pihaknya telah memaklumi akan hasil itu. Tidak ada yang dirugikan dalam proses tetap ataupun berubahnya dapil.

“Sebenarnya kita ingin ada perubahan , karena jika berubah kita ingin juga ada kejutan di publik sekaligus menakar wakil rakyat dari PKS sendiri apakah sudah benar-benar diterima masyarakat pemilihnya,” katanya.

Namun dirinya memahami akan pendapat parpol lain yang tetap menginginkan dapilnya tidak berubah.

“Prinsip PKS siap untuk pemilu legislatif 2019 nanti,” pungkasnya. (hamzah)