Pemimpin dan Sambutan Publik (1)

    Oleh : Subadianto, Ketua Fraksi PAS DPRD Kab. Trenggalek

    Indonesia di era demokrasi seperti saat ini menyajikan ruang dan peluang terbuka bagi siapapun. Demokrasi bisa dimaknai sebagai ruang-ruang yang harus dimasuki untuk mendapatkan peluang-peluang yang terbuka bagi kandidat calon pemimpin. Dan untuk bisa menangkap banyak peluang itu diperlukan keterampilan dan kualitas agar bisa berkompetisi. Sebagai seorang kandidat, maka harus siap berkompetisi untuk menjadikan visi dan misinya menjadi sesuatu yang dominan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Upaya pemenangan perlu ketrampilan, ide-ide kreatif yang implementatif yang bisa menjadi bagian dari solusi pada permasalahan di lapangan. Kandidat bersama tim pemenangannya harus terus bergerak dinamis, berinovasi, bekerja dan berkarya.

    Langkah-langkah upaya pemenangan harus berbeda. Keberbedaan yang mengandung keistimewaan. Jadi bukan asal beda, berbeda yang mengandung keistimewaan dari yang lainnya. Kespesifikan ini penting agar menjadi arahan yang memudahkan masyarakat untuk mendukungnya.

    Upaya pemenangan yang dilakukan pertama-tama adalah dalam ruang lingkup sumber daya manusianya. Pertama, harus sanggup menampilkan keistimewaan personal kandidat yang akan didukung. Personal kandidat seyogianya memiliki bobot dan bakat yang akan dikembangkan menjadi sosok negarawan yang memiliki visi kenegaraan yang baik. Personal yang mampu mengekspresikan diri dan mengaktualisasikan diri secara atraktif..

    Keistimewaan personal ini harus ditunjang oleh keistimewaan yang kedua yaitu dalam menunaikan tugas. Memiliki modal berupa motivasi yang tinggi, idealisme yang besar, langkah-langkah kerja yang tertib teratur, ditopang pula oleh kemampuan dalam perencanaan / programming dan manajemen, tidak sekenanya, seketemunya dan seadanya di lapangan, melainkan benar-benar istimewa dalam menunuaikan tugas karena di back up oleh faktor-faktor mental, moral dan idealisme serta faktor-faktor konsepsional, berupa perencanaan dan manajemen yang baik. Jika berhasil menampilkan penunaian tugas secara baik, insya Allah keistimewaan akan muncul di tengah masyarakat.

    (BERSAMBUNG)