Polres Trenggalek Ungkap Dua Kasus Curat

 

 

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengungkap dan meringkus pelaku kasus tindak pidana pencurian dan pemberatan (Curat) di dua TKP dengan waktu kejadian berberbeda. Kejadian pertama pada Jumat (26/1) di Puskesmas Kampak Trenggalek dan di Kelurahan Surondakan Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek pada Jumat (19/1).

Dua pelaku yang di tangkap adalah, Misni Wiyanto (38) warga RT 28 RW 7 Dusun Ngadimulyo Kecamatan Kampak Trenggalek. Dia di tangkap petugas lantaran telah mencuri Handphone milik Kukuh Murni Cahyaningsih seorang perawat Puskesmas Kampak warga RT 8 RW 2 Desa Bendoagung Kecamatan Kampak Trenggalek yang ditaruh di ruang jaga.

Sedangkan Gigih Tosidana (34) kelahiran Jakarta yang sekarang tinggal di RT 12 RW 4  Kelurahan Ngantru Kecamatan/Kabupaten Trenggalek ditangkap petugas, karena telah melakukan  tidak pidana curat sebuah Handphone di rumah Sri Hartini (57) warga Jln Ahmad Yani No: 25D RT 8 RW 3 Kelurahan Surondakan Kecamatan/ Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Kasubag Humas Iptu Supadi membenarkan penangkapan dua tersangka tersebut.  Untuk saat ini dua orang tersangka dan barang bukti berupa Hp dan Doshbook diamankan Polres Trenggalek guna penyidikan lebih lanjut.

“ Benar dua tersangka kasus Curat berhasil diungkap berikut pelakunya. Untuk TKP di Kampak, tersangkanya dibekuk pada (31/1) di wilayah Kecamatan Gandusari Trenggalek, sedangkan TKP Kelurahan Surondakan pelaku ditangkap pada(30/1) di rumahnya,’’terang Supadi, Jumat (9/2).

Diungkapkan, untuk peristiwa tempat kejadian perkara di Kampak berawal pada Jumat (26/1) sekitar pukul 00.30 Wib dini hari korban sedang istirahat di ruang jaga perawatan  Puskesmas Kampak dan tertidur. Sebelum istirahat, korban menaruh Hp di atas tempat tidur dan di cass.

Kemudian sekitar pukul 03.30 dibangunkan oleh keluarga pasien yang meminta pertolongan untuk mengganti cairan infus. Pada saat bersamaan, korban mendapati Hp miliknya yang di taruh di atas tempat tidur sudah tidak ada dan lenyap digondol maling.  Selanjutnya kejadian itu di laporkan ke Polsek Kampak.

“Di hadapan penyidik pelaku mengaku, awalnya tersangka akan meminjam cas Hp kepada korban dan tidak ada niat untuk mencuri. Namun setelah mengetahui ada Hp tergeletak dan pemiliknya tertidur, timbul niat untuk mengambil,’’ucapnya.

Sedangkan untuk TKP di Kelurahan Surondakan berawal, malam itu pelaku sedang mencari burung (nyuluh burung). Ketika melintas di rumah korban melihat pintu jendela terbuka muncul niat jahatnya untuk mengambil barang di dalam kamar berupa Hp.

Hp tersebut oleh korban, sengaja ditaruh di atas tempat tidur yang kemudian di tinggal istirahat. sekitar Sekitar pukul 04.00 Wib korban terbangun dan bermaksud hendak menjalankan salat subuh.

Pada saat bersamaan korban mendapati Hp miliknya yang  di taruh di atas tempat tidur tidak ada atau hilang. Korban curiga bahwa Hp-nya di curi, karena melihat pintu jendela kamar tidak terkunci. Atas kejadian tersebut akhirnya di laporkan ke Polres Trenggalek.

“ Modus operandinya sama, pelaku pada malam hari tanpa izin masuk ruangan atau rumah dan mengambil barang berharga berupa Handphon. Untuk TKP Puskesmas Kampak,korban mengalami kerugian mencapai Rp 2,2 juta, sedangkan untuk TKP di rumah Sri Hartini mengalami kerugian mencapai Rp 2,6 juta,’’jelasnya.

Berkat kesigapan petugas, tambahnya dua tersangka kasus Curat di dua TKP yang berbeda berhasil di tangkap. Tersangka akan di jerat pasal 363 KUHP tentang tidak pidana pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(suparni)