DPRD Kabupaten Trenggalek Sahkan Perda Ruang Terbuka Hijau (RTH)

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Trenggalek, Jum’at ,  (9/2) pada rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek.

Dua raperda yang disahkan lainnya,  yakni raperda mengenai Penyelenggaraan Tentang Kearsipan dan Perda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan .

Selain itu juga Lima  fraksi di DPRD Kabupaten Trenggalek yakni Fraksi PDIP, Demokrat, Golkar, PKB, PAS,  menyetujui dan menerima tiga raperda yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Pada kesempatan tersebut Ketua Pansus II DPRD Kabupaten Bangka Peny Sugiaharti  menyampaikan mengenai hasil pembahasan dewan mengenai raperda pengelolaan RTH di Kabupaten Trenggalek

Untuk raperda RTH menurut Peny, dewan memberikan masukan terhadap pengaturan zonasi RTH mengaju pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk Kabupaten Trenggalek dan di ibukota kecamatan dalam wilayah Kabupaten Trenggalek  harus segera ditetapkan dalam rangka untuk memenuhi ketentuan RTH , seperti pengembang juga harus menyediakan RTH.

“Dalam penetapan zonasi RTH tersebut, juga harus mempertimbangkan efektifitas dan mengantisipasi terjadinya konflik kepemilikan terutama pada lahan-lahan eks galian timah atau kolong untuk dijadikan RTH publik,” jelasnya.

Untuk itulah berdasarkan hasil pembahasan dan berpegang pada mekanisme yang ada maka Pansus II merekomendasikan pengesahan raperda tentang Pengelolaan RTH untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Samsul Anam berharap agar kualitas hidup masyarakat Trenggalek bisa baik dan sehat.Selain itu, untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan hidup tersebut diperlukan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan terhadap ruang terbuka hijau.

“Undang – Undang nomor 26 tahun 2017 tentang  penataan ruang telah mengamanatkan tentang pengaturan ruang terbuka hijau agar bisa tercipta rasa aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan, ” terangnya, dalam Sidang Paripurna dengan agenda pengesahan Perda RTH, Jumat (9/2).

Politisi dari PKB ini menjelaskan, dengan disahkannya Perda RTH tersebut bisa dijadikan motivasi untuk mewujudkan fasilitas – fasilitas yang dibutuhkan masyarakat dalam lingkungan permukiman menjadi sehat sehingga masyarakat yang ada disekitarnya menjadi sehat pula.”Harus ada komunikasi yang baik antara semua pihak dalam mewujudkan ruang sehat, “imbuhnya.

Bupati Trenggalek, Emil Elistianto Dardak merasa senang dengan disahkannya Perda RTH karena salah satu target mewujudkan masyarakat yang berkualitas adalah menciptakan lingkungan yang sehat pula.”Pada dasarnya amanat Perda ini harus bisa diimplementasikan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat Trenggalek, “ungkapnya. (ahmad)