Ditinggal Kakeknya Sebentar, Balita tewas tenggelam di Kali Sungelebak Lamongan

Jenazah Raihan Abiyan Al Ayubi warga Desa Sungelebak Karanggeneng ketika diperika tim kesehatan dan Polsek Karanggeneng. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Bagi orang tua yang memiliki anak Balita (di bawah lima tahun), hendaknya memberi pengawasan lebih guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, tingginya rasa ingin tahu sang anak pada usia tersebut, berisiko sangat fatal bagi orang tua.

Seperti yang terjadi pada Balita yang bernama Raihan Abiyan Al Ayubi (4). Balita asal RT 03 RW 01 Desa Sungelebak Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Jawa Timur itu tenggelam di kali yang melintas di desa setempat tepatnya di samping warung makan milik kakeknya, Sabtu (10/2/2018).

Sekitar pukul 06.50 WIB, saat itu korban dititipkan oleh ibunya sebentar dan bermain di dekat warung yang juga tempat usaha pasangan suami istri Saiful dan Zubaidah, mereka berdua adalah kakek dan nenek korban. Korban pun asik bermain ditemani oleh kakeknya, bermaksud membantu istrinya untuk melayani pembeli dan korban pun asik bermain, Saiful pun meninggalkan cucunya masuk ke dalam warung sebentar ditempat tersebut. Selang beberapa saat ketika Saiful kembali ke lokasi cucunya bermain tadi, Saiful sudah tidak menemukannya hanya sepasang sandal yang tadi dipakai korban.

Saiful langsung minta pertolongan untuk mencari cucunya di kali yang sangat dekat dengan tempat bermainnya. Dan benar tubuh korban ditemukan tenggelam di sungai tersebut. Korban diduga terpleset ketika berada di pinggir kali tersebut.

Anak kedua dari pasangan suami istri Mujianto dan Siti Hardiyanti Rohmana dipastikan meninggal dunia setelah tim kesehatan dan Polsek Karanggeneng yang datang ke lokasi untuk memeriksa jasad korban.

Kasat Reskrim Polsek Karanggeneng, Aiptu Cokro mengatakan bahwa korban meninggal karena terjatuh ke sungai dan tidak ada unsur kekerasan karena ditubuh korban tidak ditemukan luka ataupun tanda yang lain.

Anak tersebut dititipkan pada kakek dan neneknga oleh ibunya karena ditinggal ke pasar. Saat bersama bersama mereka, korban ditinggal sebentar oleh kakeknya untuk membantu istrinya melayani pembeli di warungnya, tiba-tiba anak tersebut tidak berada ditempatnya lagi ketika kakeknya kembali tempat tersebut. Korban tercebur dan tenggelam di saluran air Kali Sungelebak dan ditemukan sudah meninggal dunia,” ujar Kanit Reskrim Polsek Karanggeneng Aiptu Cokro kepada kanalindonesia.com, Sabtu (10/2/2018)

Penanganan pemakaman sang anak kemudian di serahkan kepada pihak keluarga.

Pihak Polsek Karanggeneng yang menangani kasus tersebut mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak di bawah umur untuk lebih memberi pengawasan.

“Rasa ingin tahu anak diusia tersebut sangat tinggi. Jadi, awasilah sang anak agar kasus serupa tak tak terjadi lagi,” imbau Cokro. (omdik)