Dua Penjual Pil Koplo Diringkus, Pasarnya di Terminal Colt Trenggalek

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: IS alias Gembleh, (37), warga Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek dan Suk alias Kancil , (32), warga Desa Pringapus, Kecamatan Dongko harus berurusan dengan pihak Satuan narkoba Polres Trenggalek. Keduanya tertangkap basah aparat anti barang haram itu saat berjualan pil koplo di area Terminal Type B yang biasa untuk mangkal angkutan antar kecamatan, tepatnya di Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek.

Dari informasi yang dihimpun, kedua pelaku ini tergolong lihai dalam menjalankan bisnis haramnya. Karena beberapa aparat mengaku agak kesulitan menangkap basah transaksi yang dilakukannya akibat barang buktinya kerap disembunyikan secara berpindah.

Kini aparat Polres Trenggalek mengamankan keduanya untuk melengkapi berkas penyidikan berikut 85 butir pil jenis double L yang dikemas rapi di bungkus rokok, uang tunai Rp 185 ribu serta handpone untuk alat transaksi dari tangan IS.

Sedangkan dari tangan Suk diamankan 5 butir double L yang dikemas dilipatan kertas aluminium foil dan uang tunai Rp 95 ribu serta hp.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo melalui Kasubag Humas Iptu Supadi mengatakan pihaknya kini tidak main –main dengan masalah penyalahgunaan narkotika di masyarakat . Apalagi Tahun 2018 merupakan tahun politik yang memungkinkan situasi kamtibmas lumayan rawan.

“Kita giatkan patroli didalam situasi yang bernuansa politik ini. Karena kita tidak ingin ada yang terganggu dalam proses demokrasi di negara kita saat ini,” katanya, Sabtu, (10/2) di Trenggalek.

Iptu Supadi menerangkan , kedua pelaku yang tertangkap basah sedang jualan narkoba itu sudah menjadi incaran yang cukup lama. Namun karena yang bersangkutan itu pintar bermain kucing-kucingan dengan aparat , baru kali ini apes menderanya.

“Area penangkapan tersangka itu cukup luas dan di sebelah timur serta selatan hamparan sawah. Menyembunyikan barang bukti mesti pindah-pindah,” terangnya.

Diduga bisnis haram yang dilakukan keduanya sudah sangat lama, terbukti dengan cara mengemas dan perilaku sopan yang dipertontonkan pelaku kepada semua penghuni yang beraktifitas di Terminal Colt , TKP penangkapan kedua pelaku.

“ Ini daerah yang paling mereka kuasai , selain aman kedua pelaku ini terlihat cukup berpengalaman,” tandasnya.

Pelaku kini diamankan di Mapolres Trenggalek, kuat dugaan akan dikenakan pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) subs pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan (3) UURI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan yang diancam dengan pidana maksimal 10 tahun penjara

“Keduanya sudah kita amankan untuk kelengkapan penyidikan keduanya sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(hamzah)