PKB Madiun Gelar Silaturohim Masyayikh dan Nariyahan Nusantara

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun, Jawa Timur gelar Silahturohim Masyayikh dan Nariyahan Nusantara, di kantor DPC PKB Jalan raya Gunungsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu(10/02/2018).

Acara dengan tema Menjamin Amanah Umat Untuk Kebangkitan Madiun Dan Jawa Timur ini diikuti sebanyak 250 undangan termasuk kyai sepuh dari 15 kecamatan di kabupaten Madiun.

Selain silahturohim acara tersebut juga untuk menyelaraskan visi dan persepsi, serta menyampaikan beberapa informasi kepada masyarakat terkait garis historis hubungan antara PKB dengan  NU. Hal ini juga disampaikan oleh Djoko Setiono bakal calon Bupati Madiun yang juga merupakan kader PKB.

“Jadi hari sebenarnya silaturohim ya antara PKB dengan kyai sepuh sekabupaten Madiun, dan kita kemas dengan sholawat nariyah serta doa bersama dan juga untuk menyamakan visi dan persepsi karna ada beberapa informasi juga perlu kita sampaikan biar dibawah tidak diplintir plintir ya. Jadi kita tunjukkan hubungan PKB dengan para Ulama NU itu sebenarnya tidak bisa dilepaskan, karena sejarahnya PKB ini dibuat dibentuk dan dilahirkan oleh NU,” kata Djoko Setiono.

Di dalam acara tersebut para masyayikh memberikan penjelasan kepada para undangan serta kader PKB  tentang sejarah hubungan dengan NU yang tidak bisa dipisahkan. Harapanya setelah acara silahturohim serta penjelasan dari Masyayikh, para kader PKB se-kabupaten Madiun ini merapatkan barisan untuk meraih kemenangan dalam pilkada 2018.

Hal senada juga di jelaskan oleh ketua DPC PKB kabupaten Madiun H Muhtarom, bahwa kegiatan hari ini selain silahturahmi juga mengundang  semua masyayikh untuk menjelaskan hubungan historis antara PKB dengan NU agar para kader serta simpatisan partai tidak bingung, karena dibutuhkan persamaan persepsi yang sama agar bisa meraih kemenangan pilkada kabupaten Madiun 2018,

“Jadi saya sebagai ketua DPC merespon apa yang terjadi dikalangan bawah karena ada yang sebagian masih bingung, maka masyayikh ini kita kumpulkan dan kita undang untuk memberikan pencerahan bahwa hubungan PKB dan NU yakni hubungan historis. Harapannya dalam pilkada nanti PKB bisa solid serta bisa mempertahankan kemenangan,” tuturnya.(sam)