Mahardika-Arief, Satu-Satunya Paslon Yang Hadir Dalam Penetapan KPU Madiun

Pasangan calon Harryadin Mahardika- Arief Rahman, satu-satunya pasangan hadir dalam penetapan. Tampak, pasangan calon Harryadin Mahardika- Arief Rahman dengan tim, foto bareng dengan jajaran KPU serta Bawaslu setempat.

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Pasangan calon Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun Harryadin Mahardika – Arief Rahman satu-satunya dari tiga pasangan yang hadir dalam rapat Pleno Terbuka Pengumuman Hasil Penetepan Pasangan Calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Madiun Tahun 2018, di kantor KPU setempat, Senin (12/02/2018).

Sementara 2 pasangan calon lain yaitu pasangan Yusuf Rohana, ST-Bambang Wahyudi, ST diusung  PKS-Gerinda-Golkar dan Drs H Maidi, SH, MM, M.Pd-Inda Raya Ayu Miko Saputro, SE, MIB diusung PDIP-PKB-PPP-PAN-Demokrat hanya mengirimkan perwakilan.

“Kami anggap tahapan ini tetap penting dan berharga, maka saya bersama pasangan sepakat hadir di KPU,” ujar Harryadin Mahardika singkat, usai penetapan pasangan calon.

Terpisah, Ketua KPU Kota Madiun Sasongko mengatakan setelah penetapan calon, tahapan selanjutnya yakni pengundian nomor urut untuk pasangan calon.

“Untuk pengundian nomor urut, dilakukan besuk (13/2) di The Sun Hotel. Masing-masing pasangan calon harus hadir dan boleh membawa pendukung. Tapi jumlahnya dibatasi,” ujarnya.

Setelah pengundian nomor, tambahnya, dlanjutkan 15 Februari, KPU melakukan sosialisasi 3 pasangan calon dengan memasang gambar. Gambar itu sudah mempunyai nomor urut di beberapa titik telah ditetapkan. Untuk calon yang masih menyandang status ASN (Aparatur Sipil Negara) dan anggota DPRD,  5 hari sejak ditetapkan KPU harus menerima surat tentang pengundurannya dari instansi terkait.

“Sedangkan, SK pemberhentian dari instansi terkait, harus sudah kami terima 30 hari sebelum hari pencoblosan,” ujar lagi.

Perlu diketahui, calon masih berstatus ASN adalah Maidi saat ini menjabat sebagai Sekda Kota Madiun. Sedangkan Yusuf Rohana, masih berstatus sebagai anggota DPRD Jawa Timur.(sam)