Paslon Unsur PNS Diminta Segera Melengkapi Surat Pemberhentian Sebagai PNS

KANALINDONESIA.COM, BANGKALAN : Usai acara penetapan 3 pasangan calon (paslon) Bupati dan Wabup Bangkalan pada pilkada serentak 2018 yang digelar diruang pertemuan KPU Bangkalan. Diantaranya, KH. Imam Buchori berpasangan dengan KH. Mondir Rofi’i yang memiliki slogan BERIMAN,   KH. Abdul Latif – M.Mohni dengan slogan SALAM dan paslon Fard Alfauzi – Sudarmawan dengan slogan Bangkalan Berani Bangkat (B3).

Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar berharap kepada tim sukses (timses) B3 dan timses SALAM  KH.A.Latif – Mohni dan timses Farid Alfauzi – Sudarmawan yang punya slogan B3. Agar segera melengkapi dokumen calon Wabup masing – masing terkait SK Pemberhentianya sebagai PNS.

“Kami minta kepada timses SALAM dan timses B3 untuk segera melengkapi SK pemberhentian calon Wabup masing – masing sebagai seorang PNS,” pesan Fauzan, Senin, (12/02/2018).

Dijelaskan Fauzan, sesuai pasal 68 PKPU 2017 tentang penetapan calon Bupati dan Wabup dan pasal 69 tentang pemberhentian calon dari unsur PNS. Ditetapkan selambat – lambatnya 30 hari setelah penetapan calon diumumkan. Jika ada paslon Bupati – Wabup dari unsur PNS. Harus secepatnya melengkapi dokumen SK pemberhentianya sebagai PNS.

“30 hari setelah penetapan, paslon Wabup Bangkalan, Sudarmawan dan Mohni  yang masih tercatat sebagai PNS. Segera melengkapi dokumen pengunduran dirinya sebagai PNS,”pungkas Fauzan. (yans)