Ditetapkan Sebagai Calon Bupati, Ketua DPRD Madiun Mengundurkan diri dan Kembalikan Mobdin

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Setelah ditetapkan sebagai pasangan calon bupati Madiun 2018 oleh KPUD Madiun, Djoko Setijono pun mundur sebagai ketua DPRD kabupaten Madiun dan akan mengembalikan semua fasilitas negara, hal itu disampaikannya saat menyerahkan mobil dinas kepada sekretaris dewan M.Hadi Sutikno di kantor DPRD kabupaten Madiun, Senin (12/2/2018).

“Saya saat ini sudah menjadi rakyat biasa dan hari ini semua fasilitas negara yang melekat pada saya, saya kembalikan lagi pada negara,” jelasnya kepada wartawan saat menyerahkan mobil dinas di kantor DPRD kabupaten Madiun.

Menyerahkan mobil dinas tersebut menurut politikus PKB kawakan ini merupakan tanggung jawab sebagai pejabat publik serta bisa menjadikan contoh baik bagi semuanya. Dirinya juga berpesan agar teman teman anggota dewan melanjutkan program program yang sudah berjalan, selain itu Djoko Setijono berharap pertemanan dengan teman media tetap terjalin dengan silahturahmi.

Sementara itu Sekretaris DPRD kabupaten Madiun M.H Sutikno menjelaskan bahwa terkait surat edaran menteri dalam negeri nomor 270/313/ OTDA, bahwa terkait hak keuangan dan tugas kewenangan sebagai ketua DPRD pun berakhir. Pria yang suka fitnes ini menambahkan pergantian ketua DPRD akan ditentukan melalui sidang paripurna anggota DPRD kabupaten.

“Ini sekretaris dewan sudah menerima pengembalian mobil dinas dari pak Djoko untuk sementara akan kita parkirakan dulu, lalu minggu depan akan kita agendakan sidang membahas tata cara pergantian ketua DPRD jelas M Hadi Sutikno.

Dari informasi yang diperoleh, pengganti Djoko Setijono adalah Y Ristu Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua DPRD kabupaten Madiun.(sam)