MAGETAN, KANALINDONESIA.COM: Modernisasi tekhnologi saat ini makin pesat. Sesuatu yang dikerjakan secara manual, kini bisa secara elektronik atau digital. Seperti retribusi parkir misalnya. Assosiasi Pengelola Parkir Indonesia( Aspeparindo ) Magetan, beberapa waktu lalu telah menyampaikan program ini ke Pemkab setempat.

Ketua Aspeparindo Magetan, Yuli Rusmana mengatakan, pihaknya telah mengajukan program tersebut kepada Bupati Magetan dan jajarannya, namun hingga kini belum ada tindaklanjutnya.

” Untuk perkembangannya, sampai sekarang belum ada kabar dari bupati mas, ” ujar Yuli Rusmana, Selasa (29/06/2021) kemarin.

Jadi pihaknya hingga kini masih menunggu kabar kelanjutannya.

Dilanjutkan Yuli, sistem parkir dengan digital sebenarnya akan sangat bermanfaat bagi pemasukan restribusi ke Pemkab. Sebab, dengan sistem ini akan mencegah peluang kebocoran setoran. Mulai dari petugas di lapangan, atasannya, sampai dinasnya.

“Kalau dengan sistem ini jelas, kebocoran bakal terhenti. Dan tentu PAD Magetan juga meningkat,” terang Yuli.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Magetan, Wely Kristanto menyatakan, pihaknya sampai sekarang juga menunggu perkembangan lebih lanjut gagasan dari asosiasi tersebut.

” Kemarin itu baru menjelaskan aplikasinya. Teknis kelanjutannya seperti apa belum jelas,” tambah Wely.

“Apakah menawarkan aplikasi saja. Atau lebih jauh yaitu kerjasama pengelolaan parkir, “katanya.(rif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here