Said Humaidi: Ini Kekhilafan Saya, Tidak ada Maksud Menghina Pancasila Apalagi Agama Islam

Said Humaidi yang saat ini melakukan umroh bersama jama’ah bimbingannya. Foto:kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Nama Said Humaidi seorang pembimbing umrah asal Desa Mayong Kecamatan Karangbinangun Lamongan,Jawa Timur mendadak membuat heboh jagad media sosial. Video dirinya sedang mengikrarkan Pancasila disela-sela do’a waktu melaksanakan sa’i menuai berbagai reaksi.

Dalam video yang diunggah, pembimbing ini menuntun doa saat sai. Namun di tengah doa tersebut, ia menyelipkan ikrar Pancasila Jemaah yang berada di belakangnya pun mengikuti apa yang diucapkan sang pembimbing umrah. Usai Pancasila dibacakan, sang pembimbing kembali melanjutkan doa saat sai.

Dalam laman Facebook-nya, Said Humaidy Aba Nick mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung pada 10 Februari 2018. Saat itu ia bersama jemaahnya melaksanakan putaran ketiga sai pada waktu umrah kedua.

Beredarnya video tersebut lantas mengundang reaksi para netizen Indonesia melalui kolom komentar dan juga cuitan dalam Twitter Indonesia. berbagai macam tanggapan pun muncul terkait vidio ini termasuk juga tanggapan-tanggapan miring tentang apa yang dilakukan oleh pembimbing umrah tersebut.

Mengetahui apa yang dilakukannya menuai berbagai tanggapan terutama tanggapan miring Said Humaidi pun meminta maaf. Lewat akun Facebooknya yaitu Said Humaidy Aba Nick permintaan maafnya pun ditulis dan disampaikan kepada nitizen terutama masyarakat yang beragama Islam.

“Itu murni kekhilafan saya, tidak ada maksud menghina Pancasila apalagi agama, tidak ada rasa riya’,  cari sensasi apalagi sombong. Ini murni pengalaman spritual pribadi saya yang secara ikut tampil di majelis publik”, kata Said Humaidi.

Lebih lanjut dia mengatakan, permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dengan beredarnya vidio tersebut. Dia juga mengharapkan untuk tidak menyebarkan lagi vidio tersebut.

“Yang masih menyimpan gk usah disebarkan, kalau kurang berkenan silakan dihapus saja”, pintahnya.

Sementara itu salah satu jama’ah yang pernah ikut dalam bimbingan Said Humaidi ketika ibadah haji tahun 2015,  Hj. Ainiyatur Rofi’ah saat ditemui kanalindonesia.com pada Selasa (13/2/2018) mengatakan hal seperti ini tidak hanya kali ini saja dilakukan, pada waktu umroh dimusim Haji tahun 2015 pernah juga mengucapkan Pancasila.

“Kelihatannya tidak mengganggu wajib atau sunahnya. Sebab wajib sudah kita kerjakan dan begitu pula sunahnya. Diselah-selah itulah kadang-kadang kita sudah sedikit mulai menurun semangatnya maka Ketika aba (Said Humaidi biasa dipanggil) mengucapkan Pancasila kita jadi semangat lagi”, tuturnya. (omdik)