Merasa Dilecehkan, Orang Tua Siswi SMK di Jombang Lapor Polisi

Orang tua wali murid yang diduga jadi korban pelecehan oleh oknum ketua Yayasan

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Merasa anaknya jadi korban pelecehan seksual oleh IS oknum ketua Yayasan, sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jombang, Jawa Timur.

Juliah selaku orang tua pelajar tersebut, melapor ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Jombang. Atas dugaan tersebut.

“Sudah dua kali anak saya dilecehkan. Sebagai orangtua saya tidak terima,” ungkap Juliyah, salah seorang wali murid yang anaknya menjadi korban pelecehan seksual IS, kepada sejumlah jurnalis saat meluruk pihak sekolah, Rabu 14 Februari 2018.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, IS tidak mengakui perbuatannya tersebut. Bahkan, pihaknya mengklaim bahwa tindakan tersebut hanyalah, sebatas hubungan Bapak dan anak.

“Kalau saya selama ini insya allah belum pernah ya, jadi kami siap menghadapi. Dan aturan di sekolah cukup ketat, pelajar yang terbukti pacaran saja, akan saya kenakan sanksi, tuduhan itu kan gak benar,” kelitnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian menjelaskan, bahwa kasus dugaan pelecehan seksual tersebut sebenarnya terjadi pada tahun 2016 lalu. Namun, baru hari Sabtu (10/2/2018) dilaporkan oleh wali murid, dan akan ditindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Saat ini, laporan yang kita terima ada tiga orang siswa,” pungkas AKP Gatot Setyabudi, saat dikonfirmasi di kantornya. (elo)