Gali Potensi Pariwisata di Bandung, DPRD Gresik Ajak KWG Studi Banding

KANALINDONESIA.COM,GRESIK : Melihat potensi kepariwisataan yang berhasil dikelola dengan baik oleh Pemkot dan Pemkab Bandung, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik ingin belajar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

KANALINDONESIA.COM, GRESIK: Melihat potensi kepariwisataan yang berhasil dikelola dengan baik oleh Pemkot dan Pemkab Bandung, membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik ingin belajar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam kesempatan ini nantinya, DPRD Gresik bakal mengajak Komunitas Wartawan Gresik (KWG) bersinergi, dengan bentuk studi banding ke Kota Bandung yang bakal digelar pada sekitaran Bulan Maret mendatang. Ketua DPRD Gresik Ir. H. Abdul Hamid berharap, studi banding mendapatkan hal positif yang bisa diterapkan di Kabupaten Gresik.

“Sebagai bentuk dukungan, kami telah membahas kegiatan studi banding ini dalam forum Badan Musyawarah (Banmus), dan kegiatannya akan dilakukan pada awal Maret tahun ini. Saya berharap, sinergisitas ini terus terbangun dan bisa terus ditingkatkan,” ujar Hamid.

Setali tiga uang, Ketua Komisi II DPRD Gresik Sholihudin menambahkan, pihaknya sangat terbantu dengan usulan KWG untuk menggali potensi kepariwisataan, yang bisa dikembangkan secara bagus di Bandung.

“Tentu saja studi banding ini pas dengan komisi saya, yang membidangi pendapatan. Saya dan teman-teman Komisi II sangat apresiatif dengan kepedulian teman-teman KWG,” kata Sholihudin.

Agar studi banding nantinya dapat berjalan dengan maksimal, Sholihudin menyatakan, bakal mengajak serta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mitra Komisi II di Pemkab Gresik. Mulai dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta Dinas Perhubungan (Dishub).

“Kami akan ajak mereka untuk ikut, sehingga setelah kami studi banding bisa ditindaklanjuti hasilnya. Sebab, PAD Gresik dalam beberapa tahun ini cenderung merosot, sehingga berdampak terhadap pengurangan sejumlah program dan defisitnya anggaran,” lanjut Sholihudin.

Di satu sisi, Sekretaris KWG M. Syuhud Almanfaluty mengaku, kunjungan studi banding yang bakal dilakukan DPRD Gresik dan KWG ke Bandung nantinya, untuk memelajari tata kelola pariwisata, di mana selama ini Kabupaten Gresik belum menggarapnya secara maksimal.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) KWG tahun 2018. Selain itu, obyek wisata di Bandung sudah tertata dan terkelola dengan baik, sehingga menyumbang PAD yang signifikan bagi modal pembangunan daerah. Karena itu, kami ingin tahu seperti apa peran pemerintah Bandung mengelola obyek wisata, baik dari segi pengalokasian anggaran maupun kiat-kiatnya dalam menarik wisatawan,” ucap Syuhud.

Baik DPRD Gresik maupun KWG berharap, apa yang nantinya didapatkan dari studi banding ke Bandung, dapat diterapkan dan dijalankan dengan baik. Dengan harapan, dapat membantu mendongkrak PAD Gresik. (zah/adv)