Panwas Panggil ASN yang Diduga Nge-Like Instagram Paslon Cawali Madiun

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: Diduga telah menyalahi
surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Pelaksanaan Netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018, Pemilihan Legislatif tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Madiun akan dipanggil Panwaslu setempat.

Pemanggilan tersebut lantaran ASN tersebut diduga menyukai (baca nge-like)foto calon wali kota Madiun, Maidi melalui akun media sosial Instagram. Akun Instagram yang diduga milik ASN Pemkot Madiun itu bernama @destimaa. Pengguna akun tersebut telah menyukai foto Maidi yang diunggah di akun Instagram @pakmaidi. Foto tersebut diunggah pada Selasa (13/2/2018).

Ketua Panwaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko, menjelaskan mendapat laporan masyarakat terkait ASN di Kota Madiun yang menyukai foto calon wali kota Madiun, Maidi. Atas laporan itu, pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap ASN yang diduga pemilik akun Instagram @destimaa. Dia menegaskan ASN tersebut rencananya dipanggil ke Panwaslu pada Selasa (20/2/2018). Pihaknya mengaku sudah mengantongi nama pemilik akun tersebut dan yang bersangkutan adalah ASN di Pemkot Madiun.

“Kami akan mengklarifikasi terlebih dahulu dan mencarai tahu lebih detail motifnya menyukai foto itu,” jelas Kokok HP Senin (19/2/2018).

Jika terbukti memang benar ASN tersebut artinya melanggar aturan SE Kemenpan RB, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi dan diserahkan ke Majelis Kode Etik Kota Madiun. Menganai sanksi yang akan diberikan menjadi wewenang MKE. “Sanksi dari kami ga ada. Kami hanya memberikan rekomendasi kepada MKE,” pungkasnya.

Sementara itu Plt Sekda kota Madiun Rusdianto saat dihubungi melalui telpon selulernya menjelaskan pihaknya akan mencoba cek kebenaran instagram @destimaa yang diduga milik salah satu ASN di pemkot Madiun.

“Coba nanti saya cek nya dulu mas kebenaran instagram tersebut, karena saya baru tahu hari ini soal itu,” pungkas Rusdianto.(sam)