Kuatkan Rasa Cinta Pada NKRI, Warga Sumberwudi Lamongan Ziarah Makam Presiden

Jamaah pengajian Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan saat ziarah ke Makam Bung Karno. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Makam Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. H. Soekarno atau lebih di kenal dengan sebutan Bung Karno, yang teletak di Jalan Ir. Soekarbo yang terletak di kawasan Bendogerit Sananwetan Blitar Jawa Timur, didatangi 50 peziarah dari Jamaah Malam Jumat Wage asal Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng Lamongan, Minggu (18/2/2018). Mereka berziarah dalam rangka kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh jamaah tersebut setiap tahun untuk mendatangi beberapa tokoh agama (wali) dan tokoh-tokoh nasional bangsa ini.

Para peziarah mulai berangkat dari Karanggeneng Lamongan pada pukul 07.00 WIB dan sampai di makam Bung Karno di Kota Blitar sekitar pukul 14.00 WIB setelah sempat beristirahat dan melakukan jamaah sholat dhuhur di Kampung Coklat. Setibanya di lokasi makam, mereka langsung melakukan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil di kompleks makam Bung Karno.

Ada tiga makam di bangunan berbentuk joglo khas Jawa dengan ukiran kayu cantik di pilar dan plafonnya. Makam Bung Karno yang nama aslinya Koesno Sosrohardjo diapit makam ibunda, Ida Ayu Nyoman Rai dan ayahanda, Raden Soekemi Sastrohardjo.

Di sini dimakamkan BUNG KARNO, PROKLAMATOR KEMERDEKAAN DAN PRESIDEN PERTAMA REPUBLIK INDONESIA. Lahir 6 Juni 1901, Wafat 21 Juni 1970. PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT.

Kalimat itu ditorehkan di batu marmer berwarna gelap yang ada di bagian ujung kepala nisan marmer berwarna putih. Bung Karno yang menginginkan kalimat itu dituliskan di makamnya. Sebenarnya Bung Karno ingin dimakamkan secara sederhana. Makamnya tidak perlu dipasangi nisan, atau kijing. Cukup tulisan di atas.

Pimpinan rombongan peziarah asal Sumberwudi Karanggeneng Lamongan tersebut, H. Muzakin, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap mendiang Bung Karno. Almarhum penyandang gelar Bapak Proklamator itu dinilai telah banyak berjasa terhadap negeri ini.

“Bung Karno memiliki banyak jasa dalam memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Dengan keserhanaan dan semangat dengan nilai keagamaan yang tinggi beliau berhasil menyatukan negara ini”, kata Muzakin.

“Mari kita memberikan doa kepada seluruh pahlawan yang pernah memimpin dan berjuang untuk bangsa kita ini, kita mengharap akan mengambil manfaat agar kita bisa semakin meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, meningkatkan rasa nasinalisme kita kepada NKRI dan meningkatkan rasa kemanusiaan terhadap sesama”, ujarnya.

Rombongan Jamaah pengajian tersebut setelah ziarah ke makam Bung Karno, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Jombang ke makam KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) (Omdik)