Jalur Trenggalek – Ponorogo Akhirnya Bisa Dibuka

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Arus dari Trenggalek – Ponorogo yang merupakan jalur nasional kini kembali lancar. Setelah, Senin, (20/2) siang pukul 14.00 WIB, tepatnya di KM 16 di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek tertimbun material longsor batu , tanah dan pohon hutan yang tumbang hingga melintang di jalan tersebut.

Dari pantauan, petugas dari BPBD Kabupaten Trenggalek dibantu personil Basarnas dan Polres sigap membersihkan material yang memaksa pelan-pelan arus dilakukan sistem buka tutup dan akhirnya bisa dibuka semuanya setelah dikerjakan pembersihannya hampir 4 jam lamanya.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kusprigianto, mengatakan pembersihan material longsor segera bisa dilakukan karena materialnya tidak separah tahun yang lalu.

“Arus sempat dialihkan dan dengan sistem buka tutup, hingga sorenya sekitar pukul 19.00 WIB tadi malam sudah dibuka,” katanya, Selasa, (20/2) di Trenggalek.

Sebenarnya, masih keterangan Kusprigianto, sejak sore pekerjaan dari BPBD dan kawan –kawan relawan dari instansi lain sudah hampir sempurna. Namun kendala cuaca yang sempat hujan deras menyebabkan dihentikannya kegiatan pembersihan walau sebentar.

“Kendala kemarin itu karena sempat hujan lebat walau cuman sebentar,” lanjutnya.

Hingga akhirnya persoalan pekerjaan pembersihan bisa teratasi , begitu pula pohon hutan dengan diameter yang besar juga bisa di potong dan dievakuasi dari lokasi.

“Alhamdulillah semua bisa teratasi dengan waktu yang tidak lama hingga bisa dilewati kendaraan seperti biasa,” tandasnya.

Namun, Kusprigianto mengingatkan, tetap harus hati-hati. Karena jalur masih licin dipicu hujan yang masih mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek. (hamzah)