Dua Pelaku Pembacokan Kakak Ipar Ditangkap

KANALINDONESIA.COM, BANGKALAN: Dua pelaku pembacokan kakak iparnya sendiri, masing-masing berinisial SMT (45 tahun) bersama adiknya inisial Y (35 tahun).Keduanya warga jalan Cermai Kelurahan Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan Kabupaten Bangkalan Jatim. Tadi malam ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Bangkalan, sedangkan adiknya Y yang sempat melarikan diri, saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bangkalan.

Kronologis kejadian, setelah mendengar cerita ibunya yang mengatakan kakak prempuanya yang dikawin siri oleh kotban berinisial A (38 tahun) warga Kelurahan Pejagan, Kecamatan kota Bangkalan, kerap dipukul dan disiksa oleh kotban. SMT naik pitam kemudian sekitar pukul 17.20 wib mengajak adiknya  Y naik mobil Calya warna merah meluncur ketempat korban yang biasa mangkal berjualan jamu di jalan Teuku Umar Bangkalan. Setibanya di TKP, tanpa ba bi bu lagi SMT menghujamkan celurit yang dibawanya berkali- kali ketubuh korban. Karuan saja korban yang tidak berdaya langsung tersungkur dengan beberapa luka bacok dan darah berceceran dimana -mana. Setelah puas meluapkan amarahnya SMT dan adiknya langsung kabur. Sedangkan aparat keamanan yang tiba di TKP langsung membawa korban ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapat perawatan medis.

“Saya menyesal pak. Waktu itu saya khilaf dan tidak terima mendengar kakak prempuan saya sering disiksa oleh korban,” tuturnya kepada awak media, Rabu (21/2/2018)

Sementara itu Wakapolres Bangkalan, Kompol Imam Pauji yang mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Anisulla M.Ridha. Pada acara press release tersebut mengatakan pelaku saat ini diamankan di sel tahanan Mapolres Bangkalan beserta pakaian pelaku dan pakaian korban disita sebagai barang nukti.

“Pelaku nantinya akan dijerat pasal 170 ayat (2) ke 1 KUHP,” pungkas Kompol Imam Pauji.(yans).

1