Dana Bos Belum Cair, Sekolah di Trenggalek Terlilit Hutang

?

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK-Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkup pendidikan di Kabupaten Trenggalek belum juga cair. Hal ini membuat pihak sekolah harus pandai-pandai mengatur keuangan.

Bahkan bisa dikatakan jika ada kekurangan dana, harus mencari talangan terlebih dahulu ke sana ke mari atau gali lubang tutup lubang. Meskipun begitu, mereka mengklaim tidak ada kendala berarti dalam menjalankan aktivitas sekolahnya.

“Memang benar, BOS belum cair yang berdampak ke sekolah,” kata Nyamut,Spd Kepala SDN 1 Surondakan Trenggalek, Rabu (21/2).

Nyamut menambahkan, pihaknya memang harus benar-benar bijak dalam mengatur keuangan yang ada saat ini.

Bagi yang memiliki koperasi sekolah tentu tidak begitu terkena masalah. Berkebalikan yang tak memiliki koperasi harus merogoh dari kantong pribadi kepala sekolahnya.

“Sedikit banyak tetap berimbas ke sekolah. Tetapi secara garis aktivitas di sekolah masih berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu Kepala SMPN 3 Trenggalek, Tri Sardiani,Spd,Mpd mengatakan hal yang sama jikalau dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tingkat SMP belum juga cair hingga kini.

”Memang benar dana bos tahap satu sampai sekarang belum juga cair,sehingga kita harus berhutang ke Koperasi Sekolah (Kopsis) agar kegiatan KBM berjalan lancar, sedangkan besar pinjaman kita ke kopsis bervariasi tergantung kebutuhanya,”tegas Sardiani.

Sementara Sekretaris  Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek, Sunyoto  saat akan dikonfirmasi terkait dana bos tidak ada di kantor.(ahmad)