Aplikasi Qlue di Kebencanaan, Plt Bupati Tegaskan Prioritas Penanganan

KANALINDONESIA.COM, TRENGGALEK: Inti dari perubahan adalah soal kecepatan, termasuk kecepatan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Mau tidak mau, solusi teknologi harus digunakan untuk menghadapi tuntutan kecepatan ini, salah satunya dengan solusi smart city dengan memakai aplikasi Qlue. Kunjungan kerja Plt Bupati Trenggalek ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek bersama Tim dari Qlue karena persoalan bencana menjadi prioritas yang ditangani pemkab selama ini.

Moch. Nur Arifin Plt Bupati Trenggalek melakukan sosialisasi Qlue di instansinya agar secepatnya aplikasi ini mampu dipahami jajaran di dinasnya agar masyarakat lebih cepat dan mudah dalam melaporkan temuan di lingkungannya atas hasil kinerja pemerintahannya.

“Dalam Musrenbang Nasional baru-baru ini, Presiden Jokowi menyatakan sekarang bukan lagi negara yang kuat melawan negara yang lemah, tetapi negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat,” ucapnya, Rabu , (21/2) di Trenggalek.

Oleh karena itu, perwujudan smart city bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan.

“Kita melihat banyak peluang untuk menyelesaikan permasalahan secara efektif dan efisien, sesuai kewajiban pemerintah daerah dalam melayani masyarakat,” ujar Airin.

Menurutnya,  BPBD Trenggalek  memanfaatkan Qlue sebagai aplikasi pelaporan dan pemetaan kerusakan  yang diakibatkan oleh banjir. Dengan kerjasama ini, warga Trenggalek bisa berpartisipasi terhadap kondisi daerahnya dengan cara melaporkan kerusakan di sekitarnya atau akan adanya daerah rawan longsor  melalu aplikasi Qlue.

“Dari laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dan relawan,” terang Plt Bupati Termuda se Indonesia ini.

Aplikasi Qlue selama ini, dikatakannya,  memang memiliki keunggulan pada penitikan dan pemetaan permasalahan. Warga bisa dengan aktif melaporkan permasalahan wilayahnya  melalui aplikasi Qlue yang tersedia di Android dan iOS.

“Semua akan memang dengan mudah diatasi dengan aplikasi ini,” ungkapnya.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Trenggalek atau pihak swasta misalnya pengembang dapat memonitor wilayah mereka serta menindaklanjuti keluhan warganya melalui mycity.qlue.iddashboard yang sudah disiapkan dengan sistem analisa dan monitoring yang komprehensif.

“Kedepannya aplikasi Qlue akan terus melebarkan ekspansi ke seluruh satke holder dan capaian kita menjadi smart city lekas terwujud,” pungkasnya. (ahmad)