Curah Hujan Tinggi, Desa Langganan Banjir Terendam

Sejumlah warga saat dievakuasi oleh tim gabungan

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG: Tingginya curah hujan yang melanda kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Rabu 21 Februari 2018 malam, membuat 9 Kecamatan terendam air.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, sembilan kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Ngoro, Kecamatan Mojowarno, Kecamatan Bareng, Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Sumobito, Kecamatan Gudo, Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Ploso, dan Kecamatan Tembelang.

Namun banjir terparah dan, terletak di Desa langganan banjir yakni, Desa Kademangan Mojoagung.

Kali ini banjir dengan ketinggian mencapai tiga meter merendam sejumlah kawasan Desa Kademangan, Mojoagung. Warga pun memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman yakni di kantor balai Desa setempat.

Dengan menggunakan perahu karet, petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, BPBD maupun relawan, melakukan upaya evakuasi warga yang terjebak banjir.

“Di kawasan Mojoagung ini yang terendam banjir yakni Desa Kademangan, Mojotrisno, Betek, Mancilan dan Karobelah,” kata Kompol Khoirudin selaku Kapolsek Mojoagung, saat melakukan penyisiran menggunakan perahu karet bersama petugas BPBD.

Selain evakuasi, upaya yang dilakukan petugas yakni mendirikan posko pengungsian, dan dapur umum bagi warga terdampak.

“Selain itu juga menghimpun bantuan dari warga masyarakat,” ujarnya.

Sementara, menurut Sutikno, warga Desa setempat mengaku, dalam sebulan ini sudah dua kali kebanjiran dan kali ini, merupakan banjir yang terparah. Atas kejadian ini, warga meminta ada upaya nyata dari pemerintah, untuk mengatasi banjir langganan tersebut.

“Mintanya ada perbaikan tanggul sama normalisasi sungai. Karena setiap hujan, air dari sungai di kademangan selallu meluap,” keluhnya, pada sejumlah jurnalis,  Kamis 22 Februari 2018.

Hingga kini, petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, BPBD maupun relawan masih bersiaga di lokasi banjir.(elo)