Wakil Bupati Pamekasan Ancam Cabut APK Paslon Cabup-Cawabup Tidak Tertip Aturan

KANALINDONESIA.COM, PAMEKASAN: Maraknya Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada 2018 yang masih bertebaran tidak beraturan, Wakil Bupati pamekasan Khalil As’yari, meminta agar semua Paslon bupati-wabup peserta pemilu untuk mematuhi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Khalil As’yari menyatakan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, sebagai langkah tindak lanjut untuk merumuskan penertiban AKP yang saat ini masih tersebar di berbagai tempat.

“Kami harap semua pihak terutama Paslon untuk sama-sama mematuhi aturan yang sudah ditetapkan terkait APK,” tegas Khalil As’yari, kamis (22/02).

Kholil As’yari menambahkan, bahwa terkait penertiban alat peraga kampaye (APK) itu, sebelumnya juga telah disampaikannya pada rapat koordinasi antara panwaslu dengan stekholder di kantor Panwaslu jalan segara no.66 pamekasan beberapa waktu yang lalu.

“Jadi komitmen kita adalah agar pada Pilkada mendatang bisa menjadi pilkada yang baik, bermanfaat dan menghasilkan pemimpin yang membawa kebaikan bagi masyarakat kabupaten pamekasan,” Imbuhnya.

Sementara secara terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Pamekasan, Abdullah Saidi menyatakan, bahwa dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan pihaknya beberapa waktu lalu itu, semua pihak sudah sepakat untuk mematuhi peraturan PKPU nomor. 4 tahun 2017 terkait Alat Peraga Kampanye (APK).

“Semua pihak harus bertanggung jawab terutama Paslon untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye,” ujar Saidi.

Sebagai badan pengawas pemilu, pihaknya hanya berwenang mengeluarkan rekomendasi kepada Sat-Pol PP dan KPU untuk melakukan penertiban. Hal itu dimaksutkan, agar semua pihak sama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Pamekasan.

“Nantinya biar sama, tidak ada APK yang lebih besar, lebih banyak maupun lebih sedikit,” tegasnya.

Pihaknya berharap, agar masing-masing paslon bisa Memberikan edukasi politik yang baik terhadap masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. (Nang/Ifa).