Menikmati Suasana Pantai, Nongkrong Di Kepo Cafe Paciran


Suasana di Kepo Cafe selalu ramai dengan pengunjung apalagi akhir pekan. Foto:omdik_kanalindonesia.com

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Kabupaten Lamongan mulai giat membangun tempat wisata terutama wilayah pesisir pantai utara. Setelah adanya WBL dan Maharani Zoo yang terkenal sebagai icon wisata Kabupaten Lamongan, sehingga banyak menyedot animo wisatawan domestik untuk bisa berkunjung kesana. Kedatangan wisatawan dari beberapa daerah tersebut kadang menimbulkan dampak terlalu banyaknya pengunjung di tempat wisata yang sebelumnya bernama Tanjung Kodok tersebut, sehingga memunculkan tempat wisata alternatif disekitar tempat tersebut.

Kehadiran tempat wisata tersebut juga dibarengi pelaku usaha untuk memanfaatkan situasi seperti ini. Ada yang mencoba membuka warung makan, warung minuman, kios menjual barang souvenur khas, dan juga cafe tempat nongkrong.

Dari sekian pelaku usaha yang memanfaatkan keadaan tersebut adalah pasangan suami istri (pasutri) Fajar Kurniawan dan Bening Diana Widya Purwati warga Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Jawa Timur melihat potensi besar pada tempat tinggalnya yang berada di tepi jalan raya, menghadap langsung ke laut dan tidak jauh dengan tempat wisata.

Bermodal sering mendatangi beberapa kota yang memiliki obyek wisata terkenal akhirnya pasangan suami istri itu membuka usaha cafe yang berada di tepi jalan Daendeles 200 meter sebelah barat WBL dan diberi nama Kepo Cafe.

Cafe dengan konsep recycle unik minimalis instagramable, ditambah dengan view cantiknya pantai utara Lamongan Jawa Timur menjadikan tempat ini asyik buat nongrong santai bersama yang terkasih, keluarga serta sahabat.

Sebagai pendukungnya aneka makanan dan minuman yang tersedia di Kepo-cafe​ ini terbuat dari bahan bahan segar dan sehat setiap harinya.

Menurut Fajar Kurniawan ketika bertemu dengan kanalindonesia.com mengatakan kalau ide-ide dalam cafe ini muncul karena pengalaman pribadinya ketika dia berkunjung ke beberapa kota wisata.

“Setiap saya ke luar kota selalu cari tempat yang inspiratif, lalu saya coba terapkan disini. Jadi, Kepo Cafe ini tidak monoton selalu ada yang baru agar pengunjung tidak bosan”, kata lelaki berkacamata ini.

Senada dengan suaminya, Bening menambahkan aneka menu yang disajikan sangat terjangkau khususnya bagi para pelajar dan anak muda.

“Untuk harga menu kekinian di sini sangatlah terjangkau. Bagi para pelajar dan juga untuk acara kami juga memberikan harga khusus” terang Bening.

Lebih lanjut Bening juga mengatakan kalau yang datang ke Kepo Cafe berasal dari berbagai golongan, usia dan tempat. Bahkan kalau akhir pekan kafe belum buka pelanggan dari wilayah daerah Bunga Gresik sudah menunggu di depan.

Sedikit demi sedikit Kepo Cafe sudah menjadi buah bibir bagi peminat tempat nongkrong yang representatif terutama di daerah pesisir tepi pantai.(Omdik)